Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Selasa (1/5/2012), perusahaan pertambangan batu bara ini menghasilkan pendapatan US$ 399,22 juta, atau meningkat 12% dari posisi yang sama tahun lalu US$ 355,95 juta.
Tren kenaikan ternyata tidak diimbangi oleh efisiensi biaya. Tercatat beban biaya naik dari US$ 234,45 juta menjadi US$ 310,94 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi kas dan setara kas BYAN malah turun dari US$ 158,48 juta menjadi US$ 128,18 juta. Sedangkan utang perseroan hingga Maret tercatat US$ 887,41 juta, naik tipis dari posisi akhir 2011 US$ 871,30 juta. Untuk saldo ekuitas juga naik dari US$ 718,25 juta menjadi US$ 756,40 juta.
(wep/ang)











































