Facebook siap menggelar IPO bernilai miliar dolar di Wall Street pada 18 Mei nanti. The Wall Street Journal kemarin (1/5/2012) melaporkan, jajaran eksekutif Facebook berencana memulai roadshow minggu depan.
Mereka akan mengunjungi berbagai kota untuk mendiskusikan prospek Facebook dengan investor potensial sebelum IPO paling bersejarah itu dimulai. Jika roadshow berjalan mulus, Facebook akan mencatatkan saham pada 18 Mei atau selambat-lambatnya 1-2 hari setelahnya.
Pelaksanaan IPO Facebook yang sudah dinanti-nanti banyak pihak itu sempat diragukan setelah mereka menghabiskan miliaran dolar untuk mengakuisisi Instagram dan membeli paten Microsoft. Pembelian skala besar seperti itu biasanya butuh tinjauan ulang dokumen IPO oleh US Securities and Exchange Commission.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan lalu Facebook mencatat penurunan laba dari US$ 233 juta (Rp 2,12 triliun) menjadi US$ 205 juta (Rp 1,86 triliun) akibat besarnya biaya riset dan pengeluaran untuk promosi jelang debutnya di pasar saham. Sementara pendapatan Facebook di triwulan pertama 2012 meningkat menjadi US$ 1,06 miliar (Rp 9,65 triliun).
Meskipun pendapatan YoY (year-on-year) Facebook meningkat, angka tersebut mencatat penurunan 6% dari triwulan sebelumnya. Pendapatan Facebook bertambah dua kali lipat menjadi US$ 3,7 miliar (Rp 33 triliun) pada 2011 berkat pemasukan iklan.
Pemasang iklan senang karena Facebook membuat promo mereka lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan informasi pribadi yang dibagi ratusan juta pengguna platform itu.
Dalam laporan SEC terbarunya pula, Facebook mengklaim jumlah pengguna Facebook sudah mencapai 901 juta orang pada akhir Maret 2012. Facebook merupakan situs jejaring sosial nomor 1 hampir di seluruh dunia. Kecuali enam negara, diantaranya adalah Russia dan China.
(ang/ang)










































