Anak Pak Harto Mundur dari Komisaris Global Mediacom

Anak Pak Harto Mundur dari Komisaris Global Mediacom

- detikFinance
Kamis, 03 Mei 2012 08:42 WIB
Anak Pak Harto Mundur dari Komisaris Global Mediacom
Jakarta - Bambang Trihatmodjo resmi mengundurkan diri sebagai Komisaris PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Putra mantan Presiden RI Soeharto ini tak lagi menjabat sebagai Komisaris terhitung sejak RUPS Global Mediacom pada 30 April 2012.

"Rapat umum pemegang saham tahunan perseroan pada 30 April 2012 telah menyetujui pengunduran diri Bambang Trihatmodjo dan M. Tachril Sapi'ie," demikian disampaikan Direktur Global Mediacom, Budi Rustanto dalam keterbukaan informasi BEI seperti dikutip detikFinance, Kamis (3/5/2012).

Global Mediacom, anak usaha MNC Grup milik Hary Tanoesudibjo ini tidak menetapkan pengganti kedua orang tersebut. Tak diketahui juga apa alasan orang terdekat Mayang Sari tersebut mundur dari jabatannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini Global Mediacom hanya memiliki lima orang Komisaris. Adapun susunan Komisaris Global Mediacom yakni:
Komisaris Utama: Rosano Barack
Komisaris: Rudijanto Tanoesoedibjo, Komisaris: Chang Long Jong, Komisaris: Mohamed Idwan Ganie, Komisaris: Kardinal A. Karim

Global Mediacom sebelumnya bernama PT Bimantara Citra Tbk, merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang investasi pada perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha media dan telekomunikasi.

Global Mediacom berpusat di Jakarta, Indonesia, didirikan pada tahun 1981. Saat ini, mayoritas sahamnya dimiliki oleh Bhakti Investama.

Global Mediacom didirikan pada tahun 1981 dengan nama PT Bimantara Citra Tbk oleh Bambang Trihatmojo dan Indra Rukmana.

Pada tahun 1989, Bimantara Citra mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia). Kemudian pada tahun 2002, Bimantara Citra diakuisisi oleh PT Bhakti Investama Tbk . Perusahaan yang sejak tahun 2007 berganti nama menjadi PT Global Mediacom Tbk ini mendirikan Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) pada tanggal 6 November 1988 dan meresmikan sebagai stasiun televisi swasta pertama.

(dru/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads