"Penerbitan obligasi ini untuk pembayaran obligasi jatuh tempo tahun depan," jelas Direktur Operasionl LTLS Herman Santoso di sela-sela Investor Day 2012, di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (3/5/2012).
Ia menambahkan, perseroan tengah menyeleksi penjaminan emisi dalam rangka penerbitan obligasi LTLS. Kinerja triwulan II atau III menjadi dasar penerbitan obligasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, manajemen Lautan Luas menginformasi telah menganggarkan belanja modal Rp 200 miliar pada tahun ini. Dana diambil dari kas internal perseroan.
Pengembangan usaha telah masuk dalam program kerja Lautan Luas di antaranya menyelesailkan pabrik non dairy creamer. Pabrik rencananya rampung di Juni 2012.
Dengan segala rencana pengembangan tersebut perseroan membidik kenaikan pendapatan 20% tahun ini.
(wep/dnl)











































