Terapkan Sistem Lawan Arus, Jasa Marga Dapat 'Bonus'

Terapkan Sistem Lawan Arus, Jasa Marga Dapat 'Bonus'

- detikFinance
Jumat, 04 Mei 2012 11:12 WIB
Terapkan Sistem Lawan Arus, Jasa Marga Dapat Bonus
Jakarta - Implementasi contra flow alias lawan arus terbukti mampu mengurai kemacetan di tol dalam kota yang dikelola PT Jasa Marga Tbk (JSMR). Namun apakah ini akan menambah volume kendaraan yang melalui jalan tol?

Menurut Direktur Keuangan Jasa Marga Rinaldi Hermansyah, sistem baru yang perseroan terapkan mungkin akan menambah volume kendaraan. Jika itu terjadi, manajemen Jasa Marga menganggapnya itu bonus.

"Saya kira tidak terlalu signifikan. Kalau memang iya, anggap saja itu bonus," kata Rinaldi saat berbincang dengan detikFinance, Jumat (4/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, contra flow adalah solusi efektif yang bisa dilakukan Jasa Marga saat ini. Bagi Jasa Marga solusi kemacetan bukalah jalan tol. Apalagi perluasan badan jalan tol yang telah beroperasi sulit terwujud karena terbatasnya lahan.

Direktur Utama JSMR Adityawarman mengaku pemerintah harus merealisasikan subway atau Mass Rapid Transportation (MRT) demi mengurangi kemacetan. "Jangan hanya andalkan jalan tol. Tol hanya alternatif," tutur Adit beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui sistem lawan arus mulai berlaku awal Mei di tol dalam kota arah Cawang menuju Semanggi sepanjang 3 km mulai dari Kuningan hingga Semanggi. Sistem melawan arus ini akan dilakukan pada satu jalur di ruas jalan tol Semanggi menuju Cawang. Hal ini dilakukan karena rasio kepadatan tak sepadan dengan arus sebaliknya.

Agar rencana ini lancar, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT) serta kepolisian. Sebagai antisipasi jika terjadi penumpukan kendaraan dari arah Semanggi menuju Cawang akibat Jasa Marga mempersilakan kendaraan memakai bahu jalan.

Menteri BUMN, Dahlan Iskan pun senang dengan adanya sistem lawan arus ini. Pasalnya kemacetan di jalan tol dalam kota berkurang hingga 20%.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2011 jumlah kendaraan yang melintas di ruas milik Jasa Marga mencapai 1,07 miliar. Angka ini naik 13,45% dari volume lalu lintas kendaraan tahun lalu 949,58 juta.

Traffic yang meningkat ini, menjadikan pendapatan usaha perseroan naik mencapai Rp 4,9 triliun hingga akhir 2011. Bandingkan dari hasil pendapatan 2010 Rp 4,3 triliun.

Apakah di penghujung 2012 akan terjadi penambahan volume kendaraan?

(wep/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads