Penandatangan itu dilakukan oleh Direktur Utama GIAA Emirsyah Satar dan Presiden China Airlines Huang-Hsiang Sun di Hotel Sheraton Lagoon, Nusa Dua, Kamis malam (10/5/2012).
Emirsyah mengatakan, kerjasama ini dilakukan untuk memberikan berbagai pilihan dan kemudahan bagi pelanggan kedua maskapai dalam perjalanan ke destinasi yang dilayani Garuda dan China Airlines.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerjasama codeshare antara Garuda dan China Airlines berlaku untuk rute Taipei-Jakarta (PP), Denpasar-Taipei (PP), Surabaya-Singapura-Taipei (PP). "Kami juga akan mengembangkan kerjasama untuk destinasi lain, seperti Los Angeles, San Fransisco, dan Dubai," kata Emirsyah.
Rencananya, pada 24 Mei 2012, Garuda akan membuka rute Jakarta-Taipe dengan frekusensi penerbangan setiap hari. "Strategi kita bukan menambah destinasi tetapi memperbanyak frekuensi penerbangan menjadi setiap hari, sehingga memberi kemudahan dan pilihan penerbangan kepada penumpang," Direktur Penjualan dan Pemasaran Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan.
Kerjasama Codeshare komersial penumpang antara Garuda dan China Airlines, menurut Emirsyah, menghasilkan pendapatan tertinggi dibandingkan kerjasama serupa dengan maskapai lain.
Pada tahun 2011, Garuda Indonesia meraup pendapatan US$ 7 juta dari 35.700 codeshare penumpang dari China Airlines. "Pertumbuhan mendatang akan bisa mencapai 10 persen," ujarnya.
Sementara itu, dalam kerjasama kargo Garuda Indonesia dan China Airlines, dialokasikan mencapai 18 ton pada rute Jakarta-Taipei. China Airlines masuk peringkat delapan sebagai operator kargo di dunia.
(gds/ang)











































