Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis

Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 24 Mei 2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik tipis 3 poin akibat aksi beli jelang penutupan. Investor mengincar saham-saham unggulan yang sudah murah tepat sebelum bel terakhir berbunyi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.290 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.275 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 2,557 poin (0,07%) ke level 3.979,021 akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Pelaku pasar masih menunggu hasil pertemuan petinggi Yunani terkait krisis utang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Sempat turun di awal perdagangan, indeks lalu naik ke posisi tertingginya di 3.992,580. Tapi tak lama indeks pun kembali turun.

Penguatan sesaat itu didukung aksi beli pada saham-saham tambang dan agrikultur, menyusul naiknya harga-harga komoditas yang kemarin sempat turun. Sayangnya, masih marak aksi jual membuat indeks tak mampu bertahan lama di teritori positif.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 9,141 poin (0,23%) ke level 3.972,437. Indeks bergerak fluktuatif akibat aksi tunggu yang dilakukan investor.

Aksi jual malah makin marak memasuki perdagangan sesi II, indeks sempat ambles ke posisi terendahnya di 3.961,638 hari ini. Koreksinya bisa sedikit berkurang jelang penutupan.

Menutup perdagangan, Kamis (24/5/2012), IHSG naik tipis 3,295 poin (0,08%) ke level 3.984,873. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,217 poin (0,03%) ke level 674,103.

Aksi jual dipicu oleh situasi Eropa yang belum kondusif. Meski Yunani membatalkan niatnya untuk keluar dari Uni Eropa, namun kondisi kesehatan perbankan setempat masih mengkhawatirkan.

Sehingga masih ada aksi beli meski tidak banyak, terutama di saham-saham berbasis komoditas. Aksi beli didominasi oleh investor domestik.

Sedangkan investor asing masih terus mencairkan dananya. Sore ini transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 532,837 miliar di pasar reguler dan negosiasi.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 106.663 kali pada volume 6,554 juta lot saham senilai Rp 3,725 triliun. Sebanyak 137 saham naik, sisanya 110 saham turun, dan 116 saham stagnan.

Pasar saham regional sore hari ini bergerak mixed masih dengan rentang yang tipis. Beberapa berhasil menguat, tapi poinnya tidak banyak.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 12,46 poin (0,53%) ke level 2.350,97.  
  • Indeks Hang Seng turun 119,79 poin (0,64%) ke level 18.666,40.  
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 6,78 poin (0,08%) ke level 8.563,38.  
  • Indeks Straits Times menguat tipis 2,61 poin (0,09%) ke level 2.783,03.  


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 850 ke Rp 19.200, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 500 ke Rp 15.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 ke Rp 60.350, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 ke Rp 16.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 1.500 ke Rp 13.300, Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 7.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 25.250, dan Unilever (UNVR) turun Rp 100 ke Rp 21.100.

(ang/wep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads