Deputi Bidang Privatisasi dan Perencanaan Strategis, Pandu A Djajanto Kementerian BUMN mengatakan, saat ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) semen itu sedang melakukan berbagai persiapan terkait IPO tersebut.
"Sekarang yang siap adalah Semen Baturaja dengan model konsorsium," tutur Pandu usai Rapat Dengar Pendapat Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR RI di Kantor DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maksimal 35%, nanti dananya kira-kira Rp 1,2 Triliun," tambahnya.
Dana yang akan diperoleh dari IPO ini akan digunakan untuk perluasan pabrik dan peningkatan kapasitas produksi.
"Sekarang tahapnya baru sampai penunjukan lembaga penunjang, dan itu kebutuhannya. Untuk ekspansi produksi mencapai 2 juta ton, dan ekspansi pabrik memiliki kemampuan tambahannya sampai 1,5 juta ton," paparnya.
Sedangkan target pelaksanaan IPO ini, pandu menuturkan akan dilakukan pada semester II tahun ini dengan menggunakan laporan keuangan pada bulan Juni 2012.
"Nanti pakainya tahun buku Juli aja," ungkap Pandu.
(zlf/ang)










































