Garuda Kepakkan Sayap Hingga ke AS & Selandia Baru

Laporan dari Beijing

Garuda Kepakkan Sayap Hingga ke AS & Selandia Baru

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikFinance
Kamis, 14 Jun 2012 09:53 WIB
Garuda Kepakkan Sayap Hingga ke AS & Selandia Baru
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) siap mengepakkan sayapnya lebih lebar untuk menjelajahi rute internasional. Beberapa di antaranya adalah ke Selandia Baru hingga Amerika Serikat (AS) yang direncanakan akan dibuka pada 2014.

"Rute ke Amerika Serikat akan mulai tahun 2014, kotanya Los Angeles," jelas Dirut Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar di atas pesawat Garuda 891 dalam perjalanan Beijing - Jakarta, Rabu (13/6/2012).

Selain itu membuka rute baru ke AS dan Selandia Baru, Garuda juga akan membuka 2 rute baru ke China yaitu Chengdu dan Tianjin. Rute-rute baru ini akan menggunakan pesawat Boeing 777-300 ER yang akan datang pada Juni 2013. Sebelumnya Garuda memesan pesawat Boeing 77-300 ER ini sebanyak 10 unit pada tahun 2008 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu akan menggantikan pesawat 747 kita yang terbang ke Middle East dan direct ke Eropa," jelas Emir.

Dengan rute baru ini Garuda mentargetkan frekuensi penerbangan internasional sebanyak 230 ribu pada tahun 2015, dengan rincian, rute ke Asia 24 ribu, Asia Timur (Jepang-Korea-China-Taipei) 16 ribu, Timur Tengah 1.800, Australia 7 ribu, Eropa 1.400, dan AS 730.

Penumpang yang ditargetkan pada tahun 2015 ada 45 juta. "Pertumbuhan penumpang kita terus meningkat, dari ahun lalu 17 juta, meningkat 20 persen pada tahun ini dan di 2015 menjadi 45 juta termasuk Citilink," jelas Emir.

Rute penerbangan domestik masih menjadi tulang punggung Garuda dengan persentase 45-55 persen. Namun dengan bergabungnya Garuda dalam aliansi penerbangan internasional SkyTeam di 2014, komposisi itu bisa saja berbalik.

"Bisa jadi," jelas Emir.

Namun untuk pendapatan, Emir memperkirakan saat Garuda bergabung SkyTeam pada 2014 akan berkontribusi menambah omzet sekitar 5%.

(nwk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads