Dengan demikian setiap pemegang saham produsen rokok itu akan kebagian Rp 1.000 per lembar saham. Nilai dari dividen tersebut naik dari pembagian tahun lalu yaitu sebesar Rp 1,69 triliun atau setara Rp 880 per lembar.
Demikian hal tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2011 yang diselenggarakan di Hotel Grand Surya Jalan Dhoho, Kediri, Rabu (27/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tergerus pajak dan cukai, pendapatan Gudang Garam juga terhambat kenaikan harga cengkeh yang sempat mencapai 200%.
"Namun penurunan keuntungan akibat kenaikan cengkeh hanya terjadi pada kuartal pertama tahun 2011 dan kuartal berikutnya Gudang Garam mampu menanggulangi dampak kenaikan harga cengkeh hingga keuntungan penjualan kembali meningkat," katanya.
Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 14.20 waktu JATS, harga saham GGRM naik Rp 2.850 (4,83%) ke level Rp 61.800 per lembar. Sebanyak 2.595 lot sahamnya ditransaksikan 844 kali senilai Rp 79,18 miliar.
(ang/dru)











































