"Kita melihat India, jika tidak salah pakai 100 lembar untuk satu lot," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/6/2012).
Ia menyebut, ide ini belum benar-benar terlaksana. Direksi baru akan merumuskan segala upaya untuk meningkatkan perdagangan, khususnya para investor ritel, salah satunya dengan pemangkasan satuan lot per saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu tidak secara mutlak ditiru. Indonesia akan melihat potensi yang sudah terbukti sukses di dua negara ini untuk diimplementasikan ke industri pasar modal dalam negeri.
"Ada lima negara besar, India, China, Rusia dan AS. Kita akan lihat seperti apa disana," tegasnya.
Seperti diketahui, Direksi BEI yang telah terpilih terpilih dalam RUPS punya program gebrakan, salah satunya mengubah satuan lot saham yang tidak lagi 500 lembar per satu lot.
(wep/ang)










































