Bundaran HI Bakal Punya Pedestrian Bawah Tanah, Telan Rp 200 Miliar

Bundaran HI Bakal Punya Pedestrian Bawah Tanah, Telan Rp 200 Miliar

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Rabu, 19 Agu 2026 22:55 WIB
PT MRT bangun pedestrian bawah tanah Bundaran HI
PT MRT bangun pedestrian bawah tanah Bundaran HI.Foto: Shafira Cendra Arini/detikcom
Jakarta -

PT MRT Jakarta (Perseroda) membangun ruang multifungsi (extended concourse) Stasiun MRT Bundaran HI yang akan terhubung dengan sejumlah bangunan. Proyek ini diperkirakan menelan investasi sekitar Rp 200 miliar.

Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) Yulham Ferdiansyah Roestam mengatakan proyek ini merupakan perluasan area layanan Stasiun MRT Bundaran HI yang didesain seluas 4.439 meter persegi.

Saat ini, pekerjaan tengah berfokus di area bawah Halte Transjakarta Bundaran HI Astra untuk membuka dua akses muara baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua akses tersebut antara lain Muara Barat yang terhubung dengan Plaza Indonesia dan Hotel Grand Hyatt, serta Muara Timur yang tersambung dengan Wisma Nusantara dan Hotel Pullman. Yulham menambahkan, proyek ini dibangun dengan dukungan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

"Total kontribusi (KLB) sepertinya lebih Rp 200 miliar include pajak. (Kira-kira) Rp 181 miliar itu exclude pajak, Rp 150 miliarnya adalah untuk konstruksi, kemudian sisanya adalah untuk konsultan perencana dan konsultan pengawas," terang Yulham di kawasan proyek Extended Concourse Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

ADVERTISEMENT

Dana KLB merupakan skema pendanaan alternatif dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun infrastruktur tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dana ini berasal dari kompensasi pengembang bangunan yang membangun gedung melebihi batas aturan normal.

Extended Concourse Bundaran HI sendiri terletak 18 meter di bawah permukaan tanah dan tepat satu level di atas platform kereta MRT. Proyek ini tidak hanya didesain sebagai akses pejalan kaki yang mendukung mobilisasi, tetapi juga sebagai area multifungsi dan retail untuk beraktivitas.

Yulham menambahkan, keberadaannya terowongan ini sekaligus juga mendukung ridership
di Stasiun MRT Bundaran HI yang diestimasikan akan meningkat hingga 6.000 penumpang, seiring dengan perpanjangan rute MRT hingga ke Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.

Ditarget Rampung Mei 2027

Proyek Extended Concourse Bundaran HI mencatatkan progres pembangunan sebesar 21,46% per Juli 2025. Ditargetkan, pada bulan Agustus ini progres pembangunan bisa tembus hingga 24%. Harapannya, akses Muara Timur dan Barat sudah bisa digunakan pada Mei 2027 mendatang.

"Diharapkan ini akan bisa mendukung mobilitas keseluruhan dan akan direncanakan selesai di bulan Mei 2027 untuk diresmikan oleh Pak Gubernur (Pramono Anung) di posisi bulan Juni menyambut Jakarta 5 abad," kata Yulham.

ITJ sebagai anak usaha MRT Jakarta juga telah menyiapkan interkoneksi berupa knockdown panel yang akan tersambung langsung ke area basement 1 Plaza Indonesia dan juga basement 1 gedung Wisma Nusantara nantinya.

Selain itu, extended concourse juga disiapkan dengan dukungan fasilitas tangga, lift, hingga eskalator di masing-masing sisi muara. Yulham menambahkan, juga akan ada akses yang tersambung langsung antara Stasiun MRT Bundaran HI dengan Halte TransJakarta.

Dalam rencana besarnya, proyek ini akan terhubung dengan gedung-gedung lainnya di kawasan Bundaran HI, seperti area Hotel Mandarin Oriental serta Grand Indonesia dan Hotel Kempinski. Dengan demikian, nantinya Bundaran HI akan punya jaringan pejalan kaki bawah tanah yang menghubungkan keempat hotel mewah di kawasan tersebut.

(shc/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads