Bos Bursa Targetkan 500 Emiten Hingga 2015

Bos Bursa Targetkan 500 Emiten Hingga 2015

- detikFinance
Rabu, 27 Jun 2012 15:05 WIB
Bos Bursa Targetkan 500 Emiten Hingga 2015
Jakarta - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito berjanji perusahaan tercatat (emiten) akan bertambah menjadi 500 perusahaan di tahun 2015. Dukungan diharapkan hadir dari perusahaan keluarga dan tambang.

"Kita sudah set dengan AEI, hingga 2015 akan ada 500 emiten," kata Ito usai RUPS pengangkatan dirinya sebagai Dirut BEI untuk periode 2012-2015 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu.

Sebagai catatan, hingga kini jumlah emiten di BEI mencapai 445 perusahaan. Khusus tahun 2012, direksi BEI membidik 25 perusahaan Tbk baru, meski menjelang semester I realisasinya jauh dari harapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun ini kan kami sudah targetkan 25 perusahaan. Yang sudah listed ada 5 perusahaan. 10 lagi masih di proses Bapepam," tegas Ito.

"Kalau dilihat dari target tahun ini yang 25 perusahaan kan bisa dalam tiga tahun nambah 75 perusahaan. Jadi pasti bisa untuk sampai 500 emiten," tambah Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen

Wasit pasar modal ini mengaku tidak bosan-bosannya merayu perusahaan besar untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal. Setidaknya ada empat jenis perusahaan yang didekati Ito Cs.

"Target sasaran ada empat calon emiten sasaran. Yakni BUMN, kelompok usaha pengelola Sumber Daya Alam (SDA), kelompok usaha yang memperoleh pinjaman bank dalam jumlah besar. Satu lagi, yang sebelumnya belum jadi fokus adalah perusahaan asing," tegas Ito.

"Emiten asing yang dimaksud adalah perusahaan asing seperti CIMB Group yang berasal dari Malaysia bukan seperti Freeport yang ada di Indonesia," imbuh Ito.

Kenapa Freeport tidak termasuk? BEI menganggap perusahaan tersebut adalah perusahaan Indonesia walaupun didalam kepemilikannya terdapat pihak asing.

Bidikan emiten asing, baru akan didapat pada 2013 mendatang, karena masih ada kendala di peraturan mengenai Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Peran KSEI penting karena lembaga ini menjadi perwakilan emiten di Indonesia.

"Karena perusahaan asing itu kan tidak harus memiliki cabang disini, makanya KSEI yang menjadi perwakilan," pungkas Ito.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads