Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.490 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.450 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 16,336 poin (0,41%) ke level 3.951,040 menyusul sentimen positif dari pasar global dan data ekonomi AS. Aksi beli di saham-saham unggulan terus berlanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 10,577 poin (0,27%) ke level 3.924,290 akibat aksi ambil untung yang kebanyakan dilakukan investor asing. Saham-saham yang kemarin naik tinggi jadi sasaran jual.
Saham-saham yang kemarin sudah naik tinggi akhirnya dimanfaatkan untuk ambil untung oleh investor. Saham-saham tambang memimpin koreksi pasar saham hari ini.
Menutup perdagangan, Kamis (28/6/2012), IHSG anjlok 47,292 poin (1,21%) ke level 3.887,575. Sementara Indeks LQ45 jatuh 9,860 poin (1,47%) ke level 662,722.
Investor memilih keluar sejenak dari lantai bursa jelang pertemuan petinggi Uni Eropa selama dua hari mulai hari ini. Pertemuan itu dilakukan dalam rangka mencari cara menanggulangi krisis utang setempat.
Hal ini banyak dilakukan oleh investor asing, transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 401,335 miliar di seluruh pasar.
Transaksi saham melonjak akibat adanya transaksi tutup sendiri saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) senilai Rp 1,468 triliun oleh Primasia Securities (XL). Transaksi dilakukan tiga kali di pasar negosiasi.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 102.013 kali pada volume 18,595 juta lot saham senilai Rp 6,947 triliun. Sebanyak 65 saham naik, sisanya 203 saham turun, dan 78 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional mengakhiri perdagangan dengan bergerak mixed. Pelaku pasar di Asia masih melakukan aksi tunggu terkait dengan pertemuan petinggi Eropa.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 21,09 poin (0,95%) ke level 2.195,84. Â
- Indeks Hang Seng turun 151,68 poin (0,79%) ke level 19.025,27. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 143,62 poin (1,65%) ke level 8.874,11. Â
- Indeks Straits Times naik 4,38 poin (0,15%) ke level 2.845,98.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Garda Tujuh (GTBO) naik Rp 475 ke Rp 4.850, Asahimas (AMFG) naik Rp 400 ke Rp 5.800, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 250 ke Rp 2.300, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 200 ke Rp 3.125.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.000 ke Rp 59.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.700 ke Rp 35.050, United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 21.100, dan Bayan (BYAN) turun Rp 550 ke Rp 11.000.
(ang/dru)











































