Klub sepakbola asal Inggris Manchester United (MU) segera menjual saham perdananya (IPO) di AS dengan target US$ 100 juta atau sekitar Rp 900 miliar. Uang ini untuk mengurangi tumpukan utang.
Para pendukung atau fans MU mendukung rencana klub idolanya tersebut untuk mengurangi utang-utangnya.
Memang pasca pengambilalihan MU oleh keluarga Glazer asal AS di 2005, jumlah utang MU sempat terus menumpuk. Karena itu, MU memilih jalan IPO untuk mendapatkan dana segar guna mengurangi utang-utangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dalam proposalnya kepada otoritas pasar modal AS, MU menyatakan uang hasil IPO bakal digunakan untuk mengurangi tekanan utang.
"Tekanan utang kami bisa menekan kesehatan klub sehingga tak bagus untuk kompetisi. Kami ingin mengurangi utang sehingga mempunyai dana untuk membeli pemain, dan juga membayar gaji," jelas MU dalam pernyataannya dikutip dari AFP, Rabu (4/7/2012).
"Kami berencana untuk menggunakan semua dana hasil proses ini (IPO) untuk mengurangi tekanan utang," jelas pernyataan tersebut.
Salah seorang kepala perkumpulan fans MU yaitu Duncan Drasdo mengatakan sangat mendukung rencana klub idolanya mengurangi utang-utangnya. "Ini memperlihatkan bahwa Glazer sangat menyadari ancaman kesehatan klub," ujar Duncan.
Jumlah utang MU pada Maret 2012 adalah sebesar 423 miliar poundsterling. Jumlah ini cukup besar dan membuat klub tersebut sulit untuk membeli pemain-pemain baru yang bagus. Dalam dua tahun terakhir, utang-utang MU telah berhasil diturunkan.
(dnl/dru)











































