"Janganlah mengobok-obok perusahaan yang sedang bagus-bagusnya, di mana perusahaan tersebut sama sekali merugikan dan membebani negara, apalagi sebagian besar kepemilikan PGN dikuasai negara," kata Seketaris Perusahaan PGN, Heri Yusuf ketika berbincang dengan detikFinance, Jumat (6/7/2012).
Diungkapkan Heri, PGN sudah mengeluarkan investasi yang hingga saat ini mencapai US$ 2,5 miliar dan secuil pun tidak menggunakan uang APBN.
"Sampai saat ini kita sudah investasi US$ 2,5 miliar dan sama tidak pakai uang dari APBN sedikit pun, sementara untung kita juga buat negara, buat masyarakat juga, kenapa kita selalu disalahkan," tegasnya.
Dengan komitment PGN yang membangun infrastruktur terutama untuk mensuplai gas ke industri seharusnya kata Heri, PGN mendapatkan jaminan penuh dari pemerintah.
"Kita ini perusahaan komersil, tapi keuntungannya juga buat negara, seharusnya juga mendapatkan jaminan penuh dari pemerintah. Mohon maaf saja, sampai saat ini saja ada perusahaan negara yang terus rugi, pusing juga kan pemerintah mengurusinya, kenapa yang sekarang ini sedang menanjak lalu diganggu-ganggu dengan berbagai tudingan negatif," tandasnya.
(rrd/ang)











































