Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan TOWR, Arif Pradana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (27/7/2012).
Protelindo yang 99% sahamnya dimiliki TOWR telah bersepakat dengan penjual lahan menara, yakni PT Central Investindo (CI) dan PT Mitra Karya Propertindo (MKP), serta pemegang saham keduanya pada 25 Juli 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan tetapi waktu pembelian lokasi menara tersebut dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan para pihak," tuturnya.
"Kami percaya transaksi ini akan semakin memperkuat posisi pasar kami sebagai penyedia dan operator menara telekomunikasi independen terbesar di Indonesia," ucap Arif.
(wep/ang)











































