BlackBerry Masih Laris, Laba Erajaya Naik Tiga Kali Lipat

BlackBerry Masih Laris, Laba Erajaya Naik Tiga Kali Lipat

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Rabu, 08 Agu 2012 12:10 WIB
BlackBerry Masih Laris, Laba Erajaya Naik Tiga Kali Lipat
Jakarta -

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) induk usaha distributor BlackBerry, PT Teletama Artha Mandiri (TAM) meraih laba Rp 212,14 miliar, naik 216,79% dari periode yang sama tahun lalu Rp 66,96 miliar.
 
Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Budiarto Halim menuturkan, hasil ini tidak lepas dari kinerja penjualan yang mencapai Rp 6,4 triliun. Pertumbuhan hasil jualan selular dan voucer pulsa mencapai 214,69% dario periode yang sama tahun lalu Rp 2,04 triliun.

"Kenaikan ini terjadi karena kontribusi penjualan PT. Teletama Artha Mandiri kepada Perseroan, penambahan jumlah outlet, perluasan pangsa pasar retail, dan juga penambahan produk atau brand baru," katanya usai paparan publik, Rabu (8/8/2012).

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, penjualan paling banyak dikontribusikan dari telepon selular Rp 5,99 triliun. Selanjutnya disumbang voucher elektronik Rp 285,122 miliar, voucher fisik Rp 105,56 miliar, aksesoris Rp 8,548 miliar. Masih terdapat pula penjualan starter packs Rp 6,91 miliar, suku cadang Rp 3,82 miliar, dan lain-lain Rp 121,31 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Strategi perseroan untuk memacu pertumbuhan melalui segmen retail dengan pembukaan toko-toko retail baru dan akuisisi membuahkan hasil positif pada semester I-2012 ini. Dalam enam bulan pertama kami telah menambah empat titik distribusi retail berupa mega store dan lifestyle store dan mengakuisisi dua perusahaan di bidang distribusi dan retail smartphone yakni TAM dan iBOX," tambahnya.

Penjualan pada Indonesia bagian tengah menyumbang 71% dari total penjualan ERAA. Peringkat kedua terbesar wilayah Indonesia bagian Timur dengan kontribusi 21% dari total omset. Sedangkan peringkat ketiga untuk kontributor penjualan terbesar berdasarkan wilayah ditempati oleh Indonesia Bagian Barat dengan Rp 475,92 miliar.

Sementara total harta ERAA per Juni 2012 Rp 3,32 triliun, meningkat 13,23% dibandingkan periode akhir 2011 Rp 2,93 triliun. Terjadi kenaikan harta lancar yang disebabkan adanya kenaikan pada pos–pos kas dan setara kas, piutang usaha dan persediaan barang, seiring tentunya dengan kenaikan penjualan.

Total kewajiban Perseroan pada tanggal 30 Juni 2012 sebesar Rp 957,5 miliar, meningkat 22,43% dari posisi 31 Desember 2011. Terjadi peningkatan utang bank jangka pendek, terkait kebutuhan modal kerja ERAA.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads