Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) stagnan di posisi Rp 9.490 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun tipis 9,824 poin (0,24%) ke level 4.111,732 mengikuti koreksi di pasar saham regional. Aksi beli masih minim menjelang libur panjang Lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Indeks mondar-mandir antara zona merah dan hijau akibat sepinya transaksi.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 7,114 poin (0,17%) ke level 4.128,670 di tengah perdagangan yang sepi. Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi satu-satunya pasar saham yang menghijau di Asia.
Indeks melonjak ke posisi tertingginya tepat sebelum penutupan perdagangan di level 4.142,242. Sedangkan posisi terendahnya hari ini di 4.103,120.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (15/8/2012), IHSG ditutup menguat 20,430 poin (0,50%) ke level 4.141,986. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 5,443 poin (0,77%) ke level 715.
Indeks menguat atas penguatan saham-saham lapis dua yang didera aksi beli, terutama marak menjelang penutupan perdagangan. Hanya dua sektor yang masih melemah, yaitu agrikultur dan tambang.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 86.082 kali pada volume 3,422 miliar lembar saham senilai Rp 3,083 triliun. Sebanyak 96 saham naik, sisanya 125 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Koreksi bursa-bursa di Asia jatuh semakin dalam hingga sore hari ini. Bursa saham Hong Kong jatuh paling dalam pada penutupan perdagangan hari ini.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 23,58 poin (1,10%) ke level 2.118,94. Β
- Indeks Hang Seng jatuh 239,39 poin (1,18%) ke level 20.052,29. Β
- Indeks Nikkei 225 menipis 4,84 poin (0,05%) ke level 8.925,04.
- Indeks Straits Times turun 24,67 poin (0,80%) ke level 3.063,17. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional Sarana Menara (TOWR) naik Rp 1.000 ke Rp 19.500, Surya Toto (TOTO) naik Rp 900 ke Rp 7.700, Fastfood (FAST) naik Rp 900 ke Rp 13.900, dan Telkom (TLKM) naik Rp 400 ke Rp 9.250.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 20.200, Indomobil (IMAS) turun Rp 350 ke Rp 5.750, Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 22.000, dan Supreme Cable (SCCO) turun Rp 200 ke Rp 5.000.
(ang/dru)











































