Bakrie & Brothers Raup Laba Rp 214 Miliar, Naik Lima Kali Lipat

Bakrie & Brothers Raup Laba Rp 214 Miliar, Naik Lima Kali Lipat

- detikFinance
Kamis, 16 Agu 2012 13:19 WIB
Bakrie & Brothers Raup Laba Rp 214 Miliar, Naik Lima Kali Lipat
Jakarta - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mencatat laba bersih Rp 214,35 miliar pada semester I-2012 atau meningkat 461% dari periode yang sama tahun lalu Rp 45,49 miliar. Pencapaian ini menegaskan BNBR tidak mengikuti jejak buruk PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), anak usahanya yang mengalami penurunan laba 96,33%.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, Kamis (16/8/2012), peningkatan laba didukung oleh pendapatan perseroan yang mencapai Rp 11,38 triliun hingga Juni 2012.

Perusahaan induk grup Bakrie ini mencatat omzet dari tiga bidang usaha yakni perdagangan, jasa dan investasi Rp 9,64 triliun. Lalu manufaktur dan infrastruktur Rp 1,67 triliun dan usaha telekomunikasi Rp 58,33 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendapatan BNBR di paruh pertama 2012 naik 74,23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 6,53 triliun. Namun beban perseroan juga ikut membengkak dari Rp 4,65 triliun menjadi Rp 9,73 triliun.

Hal ini berimbas pada menurunnya laba kotor perseroan dari Rp 1,87 triliun menjadi Rp 1,65 triliun. Pada bagian lain perseroan mampu menekan beban usaha dari Rp 1,63 triliun tahun lalu menjadi Rp 286,05 miliar. Pemangkasan beban terbesar dihasilkan dari pos beban usaha umum dan administrasi.

Imbasnya kinerja laba usaha perseroan tumbuh 465,97% dari Rp 241,59 miliar menjadi Rp 1,36 triliun. Laba sebelum pajak juga naik fantastis dari Rp 10,99 miliar menjadi Rp 340,82 miliar.

Namun jika memperhitungkan dari pemilik entitas induk, laba BNBR menyusut dari Rp 81,67 miliar menjadi Rp 61,23 miliar. Ini terlihat dari laba bersih per saham yang turun tipis dari Rp 0,87 per lembar menjadi Rp 0,65 per lembar.

Posisi aset perseroan per Juni diketahui Rp 20,59 triliun, turun dibandingkan posisi akhir 2011 Rp 25,21 triliun. Turunnya aset karena terpangkasnya sebagaian investasi jangka pendek, piutang usaha pihak ketiga, serta investasi pada entitas asosiasi dan pengendali bersama-sama.

Sebagai informasi BNBR memiliki saham dibeberapa perusahaan meski tidak menjadi pengendali, diantaranya; PT Bakrie Kvaener Engineering, Uzbektelekom International A.O., PT Jibuhin Bakrie Indonesia, Borneo Bumi Energi & Metal Pte. Ltd, Bumi Borneo Resources Pte. Ltd.

Satu anak usaha lain dimana perseroan menjadi pengendali bersama adalah PT Kalimantan Prima Power.

Manajemen BNBR memasukan, kinerja keuangan paruh pertama 2012 ini tidak termasuk dari PT Bakir Telecom Tbk (BTEL) yang telah didekonsolidasi per 31 Desember 2011 lalu.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads