KLBF Optimis Restrukturisasi Utangnya Disetujui Oktober
Senin, 30 Agu 2004 14:58 WIB
Jakarta - Manajemen PT Kalbe Farma Tbk., (KLBF) optimis restrukturisasi utang perseroan sebesar 85 juta dolar AS yang sudah dilakukan selama dua tahun akan disetujui kreditur pada Oktober 2004 ini."Kita optimis kreditur akan menyetujui karena semua sudah jelas tinggal masalah waktu saja, apalagi ini sudah berlangsung selama dua tahun," kata Direktur KLBF Vidjongtius di Gedung BEJ, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Senin, (30/8/2004).Menurut Vidjongtius, pembahasan restrukturisasi dengan agenda perpanjangan utang telah disetujui kreditur, di mana restrukturisasi yang diajukan KLBF untuk utang sebesar 85 juta dolar AS yang jatuh tempo pada tahun 2005 diperpanjang menjadi tahun 2009-2010, dengan tingkat bunga sekitar 1,5-3 persen di atas SIBOR.Tujuan utama restrukturisasi utang ini, kata Vidjongtius, untuk memberikan kesempatan ekspansi usaha KLBF dalam bidang farmasi dan masakanan kesehatan, di mana jika disetujui perseroan berencana melakukan ekspansi untuk lima tahun ke epan dengan total nilai investasi Rp 450 miliar.Seperti diketahui, saat ini ada 20 kreditur KLBF yang tergabung dalam Working of Creditor yang diketuai The Royal Bank of Scotland dengan anggota ABN Amro dan Westdeutsche Landes Bank. Sedangkan penasihat keuangan yang ditunjuk KLBF adalah CLSA.Vidjongtius juga menjelaskan hingga akhir tahun 2002, pihaknya optimis akan mencatat penjualan sebesar Rp 3,2 triliun. Meski harga minyak dan nilai tukar rupiah melemah hingga saat ini KLBF belum memutuskan menaikkan harga. Perseroan menetapkan kurs rupiah Rp 8.700. "Setelah hasil Pemilu baru akan kita kaji lagi soal harga minyak dan rupiah," katanya.
(mi/)











































