Jatuh 61 Poin, IHSG Paling Anjlok di Asia

Sesi I

Jatuh 61 Poin, IHSG Paling Anjlok di Asia

- detikFinance
Kamis, 30 Agu 2012 11:53 WIB
Jatuh 61 Poin, IHSG Paling Anjlok di Asia
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 61 poin menyusul aksi jual di saham-saham unggulan. Indeks menjadi yang paling anjlok di Asia dengan koreksi lebih dari 1,5%.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka jatuh 29,781 poin (0,73%) ke level 4.063,289 akibat tekanan jual menyusul jatuhnya bursa-bursa Asia. Investor melepas aset-aset yang berisiko jelang pidato Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke.

Melemahnya harga-harga komoditas juga membuat saham-saham unggulan terkena tekanan jual. Aksi beli selektif bisa terjadi di saham-saham lapis dua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tekanan jual itu menahan indeks di zona merah sejak pagi tadi, hingga ke posisi terendahnya hari ini di level 4.029,443. Indeks kesulitan untuk balik arah ke zona hijau meski ada aksi beli selektif.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (29/8/2012), IHSG anjlok 61,729 poin (1,51%) ke level 4.031,441. Sementara Indeks LQ45 jatuh 11,927 poin (1,70%) ke level 690,297.

Seluruh sektor industri di lantai bursa merah 'terbakar'. Aksi jual merambah seluruh lapisan saham, rata-rata koreksi per sektor lebih dari satu persen.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 46.317 kali pada volume 1,661 miliar lembar saham senilai Rp 1,8 triliun. Sebanyak 55 saham naik, sisanya 174 saham turun, dan 62 saham stagnan.

Koreksi yang terjadi di bursa-bursa regional semakin dalam hingga siang hari ini. Pelaku pasar di Asia meninggalkan aset-aset berisiko tinggi menjelang pidato The Fed.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 7,08 poin (0,34%) ke level 2.046,16.  
  • Indeks Hang Seng anjlok 262,87 poin (1,33%) ke level 19.525,64.  
  • Indeks Nikkei 225 melemah 90,97 poin (1,00%) ke level 8.978,84.  
  • Indeks Straits Times jatuh 33,69 poin (1,11%) ke level 3.007,88.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Waran Solusi Tunas Pratama (SUPR-W) naik Rp 749 ke Rp 750, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 600 ke Rp 52.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 450 ke Rp 6.850, dan Duta Pertiwi (DUTI) naik Rp 400 ke Rp 3.300.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.200 ke Rp 49.300, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 700 ke Rp 13.900, Indocement (INTP) turun Rp 700 ke Rp 19.500, dan Sarana Menara (TOWR) turun Rp 500 ke Rp 22.000.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads