Menurutnya terjadi penurunan 13% dari rata-rata Rp 5,8 triliun per hari menjadi Rp 4,4 triliun. "Ada penurunan sekitar 13%," kata Ito di Jakarta, Kamis (30/8/2012).
Meski mencatat penurunan nilai transaksi rata-rata harian, Ito yakin Bursa saham Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara lain. Bandingkan Bursa di sejumlah negara eropa yang turun 15%-20%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya manajemen BEI mengumumkan kinerjanya. Laba Bursa turun 39,2% menjadi Rp 95,17 miliar di semester I-2012, dibandingkan laba tahun sebelumnya pada periode yang sama Rp 156,65 miliar.
Beban usaha terhadap pendapatan malah naik akibat bertambahnya beban usaha menjadi Rp 284,58 miliar dari Rp 218,11 miliar di semester I-2011. Tingginya beban disebabkan oleh alokasi gaji karyawan meningkat.
Total karyawan BEI bertambah pada semester I-2012. "Jumlah karyawan kami tahun ini bertambah menjadi 400-an orang dari tahun sebelumnya 300-an. Ini sejalan dengan penambahan PIPM (pusat informasi pasar modal) di daerah," tegas Ito.
(wep/dru)











































