Laba PGN Turun, Timah Naik
Selasa, 31 Agu 2004 11:47 WIB
Jakarta - Perusahaan Gas Negara Tbk., (PGN) mencatat kenaikan pendapatan semester I 2004 sebesar 23,75 persen menjadi Rp 2,105 triliun dibandingkan semester I 2003 yang sebesar Rp 1,701 triliun.Sedangkan, laba usaha naik 14,8 persen menjadi Rp 574,279 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 500,148 miliar. Meski pendapatan dan laba usaha naik, PGN mengalami penurunan laba bersih 81,97 persen pada semester I 2004 menjadi Rp 76,120 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 422,200 miliar.Menurut Dirut PGN WMP Simandjuntak dalam laporan keuangannya yang disampaikan kepada BEJ di Jakarta, Selasa, (31/8/2004), penurunan laba bersih tersebut disebabkan meningkatnya beban lain-lain yang dialami perseroan, seperti beban bunga yang naik menjadi Rp 182,523 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 47,589 miliar.Sedangkan penghasilan bunga mencatat kerugian yang meningkat sebesar Rp 37,008 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya rugi Rp 5,454 miliar.Sementara untuk pendapatan kurs justru naik menjadi Rp 291,616 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang rugi Rp 118,068 miliar.PT Tambang TimahSementara itu PT Tambang Timah Tbk., (TINS) mencatat kenaikan laba bersih yang cukup signifikan sebesar 96,41 persen pada semester I 2004 menjadi Rp 82,903 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 42,208 miliar.Kenaikan laba bersih ini didukung meningkatnya pendapatan usaha Timah sebesar 20,79 persen menjadi Rp 1,093 triliun pada semester I 2004 dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 904,818 miliar.Kenaikan pendapatan Timah karena naiknya harga timah dunia akibat melonjaknya permintaan di pasar internasional.Sedangkan laba usaha naik 151 persen menjadi Rp 244,355 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 97,363 miliar. Per Juni 2004, Timah mencatat total aset sebesar Rp 2,191 triliun.
(mi/)











































