Kwik: Investor Lokal Lebih Pantas Miliki Bank Permata

Kwik: Investor Lokal Lebih Pantas Miliki Bank Permata

- detikFinance
Selasa, 31 Agu 2004 18:16 WIB
Jakarta - Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Kwik Kian Gie, tetap menilai investor lokal lebih pantas memiliki Bank Permata. Alasannya, masuknya investor asing yang tergabung dalam berbagai konsorsium tidak memberi jaminan bank tersebut akan menjadi lebih baik."Tidak ada jaminan lebih baik meskipun dikuasai konsorsium asing. Mereka kan berpikir secara kalkulatif. Bisa saja aset-asetnya dipreteli, kemudian jika dihitung dolarnya lebih menguntungkan, ya akan dijual lagi," kata Kwik usai acara dialog nasional di gedung Wisma Metropolitan I, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (31/8/2004).Kwik menambahkan, aturan divestasi saat ini memang memungkinkan pihak asing membeli saham bank-bank nasional secara mayoritas. Akan tetapi, lanjut dia, lebih baik bank-bank tersebut tetap dikuasai investor domestik, karena mereka memiliki keterikatan yang lebih mendalam dengan Indonesia."Kalau ditanya preferensi saya, ya mendingan investor lokal. Itu bukan karena faktor nasionalisme sempit, tapi karena culture-nya memang beda," tutur menteri yang sebelumnya dikenal sebagai pengamat ekonomi ini.Ia lantas mencontohkan, dirinya kenal dengan seorang konglomerat yang meski terbelit masalah hukum di dalam negeri, tetap enggan pergi ke luar negeri karena memang lebih menyukai tinggal di Indonesia. "Jadi meski ada pendapat bahwa uang itu cair, menurut saya tetap saja ada bedanya antara pemodal asing dengan domestik. Biasanya kalau pemodal domestik akan sangat sulit untuk meninggalkan Indonesia," demikian Kwik Kian Gie.Seperti diketahui, hari ini Menteri Keuangan telah menetapkan 5 penawar terbatas (shortlisted bidders) divestasi 51 persen saham Bank Permata yakni konsorsium Commerce, Maybank, Panin, Standard Chartered Bank-Astra Internasional serta konsorsium United Overseas Bank (UOB) Limited. (ani/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads