Mengakhiri perdagangan, Rabu (5/9/2012), IHSG ditutup ambles 29,901 poin (0,73%) ke level 4.075,352. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 6,584 poin (0,93%) ke level 697,781.
Pasar saham Wall Street mengalami perdagangan yang sepi untuk hari keduanya. Investor belum mau mengambil risiko menjelang pertemuan penting European Central Bank (ECB) yang bisa menelurkan kebijakan baru dalam melawan krisis utang setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, indeks diperkirakan akan bergerak datar dengan kecenderungan melemah. Investor masih akan menunggu keputusan hasil pertemuan bank sentral Eropa.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 16,25 poin (0,19%) ke level 8.663,57. Â
- Indeks KOSPI naik tipis 1,72 poin (0,09%) ke level 1.875,75. Â
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin mengikuti gerak bursa regional menyusul sentimen negatif yang dipicu oleh data manufaktur Amerika bulan Agustus. Dengan penurunan manufaktur Agustus maka menggenapi penurunan 3 bulan berturut-turut. Hal tersebut dianggap bisa mengancam pemulihan ekonomi Amerika. Dorongan negatif pelemahan juga berasal dari PDB Australia Q2/2012 yang tumbuh 0,6%qoq (actual) Vs 0,7% (survey). Untuk hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Penurunan kemarin juga mengkonfirmasikan terjadinya bearish reversal jangka pendek. Kisaran support-resistance jangka pendek : 4.020-4.090.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 30 poin (-0.72%) ke level 4,075.35 dengan jumlah transaksi sebanyak 7.31 juta lot atau setara Rp3.22 triliun.
Hampir seluruh sektor mengalami penurunan kecuali sektor infrastructure (+0.04%). Tercatat sebanyak 71 saham mengalami penguatan, 158 saham mengalami penurunan, 91 saham tidak mengalami perubahan dan 140 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I. ISAT (+6.80%), BBRI (+0.71%), SMGR (+1.61%), IBST (+24.73%), dan SCMA (+2.97%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. UNVR (-5.36%), BMRI (-1.26%), AALI (-6.05%), INTP (-2.73%), dan BBCA (-0.63%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp185 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, PTBA, LSIP, INTP, dan ASRI. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,575 per Dollar AS.
Secara teknikal MACD Histogram 1 jam IHSG makin menjauhi area positif, sehingga penurunan kemarin membuat peluang IHSG konsolidasi makin kembali terbuka.
Untuk perdagangan hari ini support IHSG di 4040 dan resistance 4090 dengan sentiment negatif dan kecenderungan mixed, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BJBR, SMGR, dan ISAT.
(ang/ang)











































