Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini mengalami penguatan. Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah tercatat menguat ke level Rp 9.450 per dolar AS. Apa tanggapan Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution?
Darmin mengaku peningkatan nilai tukar rupiah murni digerakkan oleh pasar.
"Saya kan sudah bilang pas Jumatan, dengan AS begitu, dengan Eropa begitu, dengan arahnya melemah. Tinggal melemahnya berapa jauh, tergantung perekonomian masing-masing. Jadi memang itu yang terjadi. Itu bener-benar market saja. Kita tidak intervensi market," kata Darmin di Hotel Four Seasons jakarta, Senin (17/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan rupiah ini, sambung Darmin, mengalami kenaikan lebih dari Rp 100 sejak perdagangan tanggal 14 September yang menyetuh level Rp 9.573. Namun Damin belum bisa memprediksi apakah akan terjadi peningatan mata uang rupiah kembali pada perdagangan kedepan.
"Arahnya tetap akan begitu, tapi kita tidak tahu kedepannya," tutupnya.
(hen/dru)