Sempat Diwarnai Profit Taking
IHSG Terus Melejit
Jumat, 03 Sep 2004 16:13 WIB
Jakarta - Meski sempat dibayangi aksi profit taking, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat, (3/9/2004), kembali menguat 6,219 poin pada level 786,490. Menguatnya indeks dimotori saham Telkom.Indeks LQ-45 naik 1,269 poin pada level 171,335, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,576 poin pada level 131,481, Indeks Papan Utama (MBX) naik 2,224 poin pada posisi 210,310, dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) naik 0,752 poin ke level 182,857.Perdagangan di pasar reguler berjalan ramai dengan transaksi sebanyak 12.890 kali pada volume 2.432.438 lot saham senilai Rp 704,838 miliar. Sebanyak 66 saham naik, 37 saham turun dan 276 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer diantaranya Humpuss Intermoda Transportation naik Rp 125 menjadi Rp 3.075, Komatsu Indonesia naik Rp 125 menjadi Rp 2.275, Timah naik Rp 125 ke level Rp 2.200, Telkom naik Rp 100 menjadi Rp 8.200, Unilever naik Rp 75 menjadi Rp 3.500, BNI naik Rp 50 ke level Rp 1.200, PGN naik Rp 50 menjadi Rp 1.175, Adhi Karya naik Rp 25 menjadi Rp 410, dan Indosat naik Rp 25 menjadi Rp 4.325.Sedangkan saham yang turun harganya di top losser diantaranya Astra Internasional yang turun Rp 50 menjadi Rp 6.600, pembangunan Jaya Ancol turun Rp 25 menjadi Rp 925, Bank Danamon turun Rp 25 menjadi Rp 3.500, Astra Otopart turun Rp 25 menjadi Rp 1.500, dan Astra Agro Lestari turun Rp 25 menjadi Rp 2.500.Kenaikan indeks kembali berlanjut meski pada separuh perdagangan dibayang-bayangi aksi profit taking. Investor terus memburu saham telekomunikasi selain juga saham-saham pertambangan dan alat berat karena kenaikannya selama ini dinilai belum maksimal.Investor mulai mengantisipasi hasil pemilu dengan terus membeli saham yang dilakukan sejak awal September ini.
(mi/)











































