Warga Eropa Tolak Penghematan, Wall Street Kena Imbasnya

Warga Eropa Tolak Penghematan, Wall Street Kena Imbasnya

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 27 Sep 2012 08:12 WIB
Warga Eropa Tolak Penghematan, Wall Street Kena Imbasnya
Foto: Reuters
New York - Wall Street kembali terkena tekanan jual dan melemah untuk hari kelimanya berturut-turut. Aksi demo menolak penghematan anggaran di Spanyol dan Yunani berakhir ricuh, menandakan Uni Eropa belum bisa mengontrol situasi krisis utangnya.

Investor melepas saham-saham di sektor yang sensitif terhadap ekonomi, seperti energi dan teknologi. Mereka mengalihkan dananya ke sektor yang relatif aman, seperti konsumer dan peralatan rumah tangga.

Aksi demo menolak penghematan di Madrid berakhir ricuh. Membuat Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mendapat lebih banyak tekanan dalam membuat kebijakan atas dana talangan Uni Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di Yunani, aksi serupa juga terjadi dan merupakan yang aksi penolakan penghematan anggaran yang paling besar terjadi tahun ini. Hal ini membuat makin sulitnya penyelamatan untuk Yunani dilakukan.

"Ketika akan diterapkan (program penghematan), ada banyak perselisihan antara masyarakat di jalan dan pembuat kebijakan Eropa," kata Tim Ghriskey, kepala investasi dari Solaris Group di Bedford Hills, New York dikutip Reuters, Kamis (27/9/2012).

"Saya rasa ini menimbulkan kekhawatiran untuk investor. Ini alasan pasar terkena koreksi," katanya.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones turun 44,04 poin (0,33%) ke level 13.413,51. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 8,27 poin (0,57%) ke level 1.433,32. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 24,03 poin (0,77%) ke level 3.093,70.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads