Senin (1/10/2012) ini, manajemen Wismilak bersama penjamin pelaksana emisi PT Mandiri Sekuritas dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia bertandang ke Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menyelenggarakan mini expose. Paparan kinerja perseroan telah disampaikan kepada otoritas pasar modal, untuk kemudian dilanjutkan dengan permohonan dokumen IPO ke Bapepam-LK.
"Kami baru saja melakukan mini expose terkait IPO. Maksimal saham yang akan kami tawarkan 30%, namun belum bisa dipastikan karena masih harus ke Bapepam-LK," kata Sekretaris Perusahaan Wismilak, Surjanto Yasaputera di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencananya memang global offering. Hasil IPO digunakan untuk pengembangan usaha, karena pengembangan harus terus dilakukan," tambahnya.
Wismilak berencana meningkatkan kapasitas produksi rokok kreteknya dari posisi saat ini 3 miliar batang per tahun. "Kalau menjadi berapa, mungkin bisa 30 miliar batang per tahun," ucap Surjanto.
Tahun ini Wismilak menagertkan produksi 2 miliar batang per hari dengan nilai penjualan lebih dari Rp 1 triliun. "Targetnya tinggal dikalikan saja per batangnya, Rp 700. Ya lebih dari Rp 1 triliun," tegasnya.
(wep/ang)











































