Krisis utang Uni Eropa, melambatnya pertumbuhan ekonomi China sampai kinerja perusahaan-perusahaan raksasa di AS akan membuat investor semakin berhati-hati dalam transaksi. Belum lagi bursa-bursa di Asia yang pagi ini dibuka melemah.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.584 per dolar AS dari posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.590 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membuka perdagangan awal pekan, Senin (14/10/2012), IHSG turun tipis 0,847 poin (0,02%) ke level 4.310,544. Indeks LQ45 turun tipis 0,084 poin (0,01%) ke level 746,066.
Saham-saham di bursa Wall Street AS pada perdagangan akhir pekan lalu berakhir positif atas sentimen dari peningkatan pendapatan perbankan dan kenaikan kepercayaan diri konsumen.
Pada perdagangan Jumat kemarin, indeks Dow Jones naik 2,3 poin (0,02%) ke level 13.328,69. Lalu indeks S&P 500 kehilangan 4,25 poin (0,3%) ke level 1.428,59. Indeks Nasdaq, naik 5,3 poin (0,17%) ke level 3.044,11.
Bursa-bursa saham di Asia kompak melemah di zona merah pagi ini. Pelaku pasar masih menanti hasil pertemuan para petinggi Uni Eropa dalam menanggulangi krisis utang setempat.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 11,73 poin (0,56%) ke level 2.093,20
- Indeks Hang Seng turun turun 26,58 poin (0,13%) ke level 21.109,85
- Indeks KOSPI berkurang turun 0,61 poin (0,03%) ke level 1.932,65
- Indeks Straits Times turun 5,16 poin (0,17%) ke level 3.036,59











































