Naik 15 Poin, IHSG Cetak Rekor baru di 4.329

Naik 15 Poin, IHSG Cetak Rekor baru di 4.329

- detikFinance
Selasa, 16 Okt 2012 16:10 WIB
Naik 15 Poin, IHSG Cetak Rekor baru di 4.329
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali cetak rekor tertingginya di 4.329 menyusul maraknya aksi beli di saham-saham lapis dua. Rekor intraday tertinggi juga terpecahkan hari ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.590 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.615 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 7,134 poin (0,17%) ke level 4.320,656 dan terus menanjak secara perlahan. Indeks siap mencetak rekor baru lagi disemangati oleh positifnya pasar saham global dan regional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli terjadi di seluruh sektor. Investor kembali memburu saham-saham unggulan dan lapis dua menyusul banyaknya sentimen positif yang beredar pagi tadi.

Sayangnya, setelah menyentuh posisi intraday tertingginya sepanjang masa, yaitu di 4.329,282, indeks langsung meluncur ke zona merah akibat aksi ambil untung.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 0,531 poin (0,01%) ke level 4.314,053 terkena aksi ambil untung sehingga hanya naik tipis saja. Tapi sebelumnya indeks sempat mencapai posisi intraday tertingginya sepanjang masa.

Indeks sempat meluncur ke posisi terendahnya hari ini di level 4.303,659 akibat aksi ambil untung. Saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi mulai dilepas investor, terutama saham-saham komoditas.

Menutup perdagangan, Selasa (16/10/2012), IHSG naik 15,554 poin (0,36%) ke level 4.329,076. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,482 poin (0,47%) ke level 750,082.

Saham-saham lapis dua punya peran paling penting dalam pencetakan rekor kali ini. Aksi ambil untung di saham-saham unggulan membuat laju indeks tersendat.

Penguatan kali ini dipimpin oleh indeks sektor aneka industri. Sedangkan saham-saham komoditas terkena aksi ambil untung dan terkoreksi cukup dalam.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 136.635 kali pada volume 3,693 miliar lembar saham senilai Rp 3,838 triliun. Sebanyak 107 saham naik, sisanya 100 saham turun, dan 122 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia bergerak kompak menguat setelah mendapat sentimen positif dari membaiknya data retail AS dan China. Bursa saham Jepang memimpin penguatan pasar saham Asia hingga sore hari ini.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,11 poin (0,01%) ke level 2.098,81. Β 
  • Indeks Hang Seng menguat 58,82 poin (0,28%) ke level 21.207,07. Β 
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 123,38 poin (1,44%) ke level 8.701,31. Β 
  • Indeks Straits Times bertambah 2,72 poin (0,09%) ke level 3.045,77. Β 


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Prima (LPIN) naik Rp 350 ke Rp 10.050, Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 21.450, Telkom (TLKM) naik Rp 250 ke Rp 9.850, dan Lion Metal (LION) naik Rp 200 ke Rp 10.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.900 ke Rp 51.250, Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 23.200, Pioneerindo (PTSP) turun Rp 300 ke Rp 2.100, dan Asahimas (AMRT) turun Rp 200 ke Rp 5.300.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads