Emiten-emiten yang berhasil mendorong kepercayaan investor adalah Mattel, Coca-Cola dan Johnson & Johnson. Kinerja perusahaan-perusahaan raksasa itu berhasil melampaui prediksi pasar.
Saham Johnson & Johnson menanjak 1,4% ke level US$ 69,74 setelah melaporkan laba triwulanan US$ 3 miliar atau US$ 1,05 per lembar. Sedangkan Coca-Cola bertambah 1,6%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara mundurnya CEO Citigroup Vikram Pandit bersama salah satu petinggi lainnya, Direktur Operasi, John Havens, menyulut banyak spekulasi. Beberapa media mengabarkan pengunduran diri itu terkait dengan banyaknya perbedaan pendapat di tubuh Citi.
"Ini adalah perubahan yang sepertinya tidak bisa diterima oleh pasar," kata Jon Ogg, analis dari 24/7WallSt.com dikutip AFP, Rabu (17/10/2012).
Tapi ternyata investor menyukai perubahan ini. Pengganti Pandit yaitu Michael Corbat, yang sebelumnya menjadi kepala divisi Citi di Eropa, TImur Tengah dan Afrika berhasil mendorong sahamnya naik.
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 127,55 poin (0,95%) ke level 13.551,78. Indeks S&P 500 melonjak 14,79 poin (1,03%) ke level 1.454,92, sementara Indeks Komposit Nasdaq bertambah 36,99 poin (1,21%) ke level 3.101,17.
(ang/ang)











































