Pencapaian kinerja emiten pada triwulan III-2012 yang buruk menyeret Wall Street jelang penutupan perdagangan di pekan ketiga Oktober 2012.
Penurunan paling tajam terjadi pada Indeks Komposit Nasdaq yang ditutup 3.005,62, melemah 67,24 poin (2,19%), disusul kemudian Indeks Standard & Poor's 500 yang menipis 24,15 poin (1,66%) ke level 1.433,189, lalu Indeks Dow Jones melemah 205,43 poin (1,52%) ke level 13.343,51.
Hasil laporan keuangan yang kurang menggembirakan menjadikan bursa saham AS suram. Ini ditambah adanya kekhawatiran investor akan ekonomi Amerika, serta outlook perusahaan AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masa untuk mendapatkan laba nampaknya tidak terlalu cerah," kata Senior Equity Trader dari Cabrera Capital Markets Inc. Larry Peruzzi, seperti dikutip Reuters, Sabtu (20/10/2012).
Hanya sedikit saham-saham yang tercatat pada Indeks S&P 500 yang mampu berkinerja sesuai harapan. Presentase yang dicapai pada triwulan III ini hanya 38% dari total emiten tercatat, atau lebih buruk dari periode sebelumnya 41%.
Atas laporan yang tidak menggembirakan ini, investor melepas saham-saham yang berpotensi akan melemah lebih dalam, sekaligus melancarkan aksi ambil untung (profit taking).
Kinerja Wall Street pada penutupan perdangan Jumat waktu setempat adalah yang terburuk dalam kurun empat bulan terakhir.
(wep/rrd)











































