Ide Jual Obligasi Muncul Untuk Bangun Tol Trans Sumatera

Ide Jual Obligasi Muncul Untuk Bangun Tol Trans Sumatera

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Senin, 22 Okt 2012 15:25 WIB
Ide Jual Obligasi Muncul Untuk Bangun Tol Trans Sumatera
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) makin serius menggarap proyek jalan tol trans Sumatera berasama PT Hutama Karya (Persero). Ke depan perseroan bersama HK siap mengeluarkan obligasi infrastruktur, berbasis setiap seksi jalan tol yang telah terbangun.

Menurut Direktur Utama BNI, Gatot M. Suwondo, di tahap awal perseroan siap mendukung pembiayaan pembangunan jalan bebas hambatan dari titik utara ke selatan Pulau Sumatera. Dana Rp 3,9 triliun siap dicairkan.

Proyek jalan tol ini dibuat bertahap. Setelah seksi I berhasil dibangun dan beroperasi, tentu menghasilkan pendapatan hasil penarikan karcis. Ruas tol yang terbangun inilah yang menjadi jaminan atas obligasi yang dijual kemudian hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dana hasil penerbitan obligasi digunakan untuk membiayai ruas lanjutan jalan tol trans Sumatera. Skema serupa berlaku untuk ruas tol selanjutnya. Tentu perseroan menunjuk anak usahanya PT BNI Securities dalam rangka penerbitan surat utang ini.

"Dengan Hutama Karya (Kredit) Rp 3,9 triliun. Dari pada jual per seksi (ruas tol), kita jual bonds untuk membangun. Setelah jadi (ruas tol seksi I) di jual," jelas Gatot di Jakarta, Senin (22/10/2012).

Demi memuluskan rencananya ini, BNI bersama HK juga akan bekerja sama dengan PTPTN III selaku pemilik lahan yang siap dibebaskan. Dalam pengerjaan Trans Sumatera, BNI akan membuka pembicaraan secara intensif dengan kedua BUMN ini.

"Ngobrol duduk dulu, pembiayaan berapa, berapa aturan yang kami bicarakan. Pembagian tugas jalannya bagimana. Pembangunan tol yang menggunakan akusisi lahan PTPN menurut saya ide brilian," tambahnya. Dengan menggunakan lahan PTPN, Gatot yakin proses pembangunan jalan tol lintas Sumatera ini akan lebih mudah.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads