Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.630 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.615 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 4,519 poin (0,10%) ke level 4.339,881 setelah memasuki area jenuh beli. Investor langsung berburu saham-saham yang sudah murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 1,374 poin (0,03%) ke level 4.333,988 setelah bergerak fluktuatif sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Rentang pergerakan IHSG tidak terlalu lebar akibat aksi ambil untung.
Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang sempit, posisi tertinggi indeks hari ini di 4.345,617, sedangkan terendahnya di 4.324,209. Saham-saham unggulan banyak diincar, sementara saham-saham lapis dua kena aksi ambil untung.
Indeks pun banyak menghabiskan waktu di zona merah pada perdagangan sesi II. Seperti biasa, banyak aksi beli jelang penutupan perdagangan. Aksi beli ini berhasil menahan indeks di zona hijau.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (2/11/2012), IHSG naik tipis 3,530 poin (0,08%) ke level 4.338,892. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,472 poin (0,06%) ke level 748,160.
Lima sektor berhasil naik, begitu juga lima sektor lainnya yang terkena koreksi. Investor masih melakukan aksi tunggu padahal sudah banyak sentimen yang beredar dari global dan regional.
Beberapa transaksi tutup sendiri alias crossing saham di pasar negosiasi membuat nilai perdagangan hari ini naik cukup signifikan. Transaksi tersebut rata-rata dilakukan oleh investor asing.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 122.251 kali pada volume 4,329 miliar lembar saham senilai Rp 4,767 triliun. Sebanyak 123 saham naik, sisanya 96 saham turun, dan 116 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan akhir pekan dengan kompak menguat di zona hijau. Pasar saham Hong Kong memimpin penguatan di regional.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 12,62 poin (0,60%) ke level 2.117,05. Β
- Indeks Hang Seng melonjak 289,46 poin (1,33%) ke level 22.111,33. Β
- Indeks Nikkei 225 menanjak 104,35 poin (1,17%) ke level 9.051,22. Β
- Indeks Straits Times naik 16,38 poin (0,54%) ke level 3.042,99. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Lionmesh (LMSH) naik Rp 1.100 ke Rp 8.100, Lion Metal (LION) naik Rp 1.000 ke Rp 11.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 41.950, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 ke Rp 16.400.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Fast Food (FAST) turun Rp 1.500 ke Rp 12.000, Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 22.950, Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 21.800, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 47.850.
(ang/wep)











































