Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menipis 1,210 poin (0,03%) ke level 4.311,156 meski dapat sentimen positif dari pasar saham regional. Kekhawatiran jurang fiskal AS dan jatuhnya bursa Eropa menekan pergerakan indeks.
Indeks hanya sebentar bertahan di zona hijau, setelah naik hingga ke level 4.315,946 indeks langsung terjerembab ke teritori negatif. Maraknya aksi jual memaksa indeks terus melemah secara perlahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maraknya aksi jual membuat sembilan sektor terkena koreksi, dipimpin oleh saham-saham di sektir tambang dan konstruksi. Hanya satu sektor yang masih menguat, yaitu sektor konsumer.
Aksi jual kali ini banyak dilakukan oleh investor asing dan lokal. Dalam beberapa pekan terakhir ini asing banyak menarik dana gara-gara situasi ekonomi global yang tidak kondusif.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 66.120 kali pada volume 2,606 miliar lembar saham senilai Rp 1,958 triliun. Sebanyak 75 saham naik, sisanya 133 saham turun, dan 97 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mulai bergerak mixed setelah pagi tadi kompak menguat. Kekhawatiran akan jurang fiskal Amerika Serikat (AS) mulai menghantui pelaku pasar regional.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 7,17 poin (0,36%) ke level 2.001,76. Â
- Indeks Hang Seng naik 44,20 poin (0,21%) ke level 21.272,48. Â
- Indeks Nikkei 225 menguat 30,77 poin (0,34%) ke level 9.173,41. Â
- Indeks Straits Times turun 2,32 poin (0,08%) ke level 2.956,50. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 1.300 ke Rp 714.200, Adira Finance (ADMF) naik Rp 150 ke Rp 12.250, Unilever (UNVR) naik Rp 100 ke Rp 26.100, dan Mayora (MYOR) naik Rp 100 ke Rp 19.250.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 55.000, Holcim (SMCB) turun Rp 150 ke Rp 3.375, Multi Prima (LPIN) turun Rp 150 ke Rp 7.500, dan Eatertainment (SMMT) turun Rp 125 ke Rp 3.250.
(ang/dru)











































