BSD Bidik Laba Rp 1 Triliun di Akhir 2012

BSD Bidik Laba Rp 1 Triliun di Akhir 2012

- detikFinance
Rabu, 28 Nov 2012 16:28 WIB
BSD Bidik Laba Rp 1 Triliun di Akhir 2012
Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), mengincar laba bersih menembus Rp 1 triliun pada akhir tahun 2012. Target tersebut tumbuh 15-20% dari pencapaian tahun lalu.

Perseroan mencatat laju pertumbuhan laba bersih yang meyakinkan dalam beberapa tahun terakhir. Pada akhir tahun 2010 ketika akuisisi baru dilakukan, laba bersih tercatat Rp 394 miliar, kemudian pada triwulan I-2011 melonjak menjadi Rp 841 miliar atau setara pertumbuhan 113% dalam tiga bulan.

Posisi terakhir, pada triwulan III-2012 BSDE membukukan laba bersih Rp 902 miliar. Angka tersebut dicapai hanya dalam jangka waktu dua tahun paska akuisisi tiga perusahaan terafiliasi yakni PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), PT Sinar Mas Wisesa (SMW) dan PT Sinar Mas Teladan (SMT).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hingga kuartal III 2012 Pendapatan usaha tumbuh 27% menjadi Rp 2,631 triliun sedangkan laba bersih tumbuh 31% menjadi Rp 902 miliar," jelas Direktur dan Sekretaris Perusahaan BSDE Hermawan Wijaya dalam siaran pers, Rabu (28/11/2012).

Lebih lanjut Hermawan menambahkan, hal ini merupakan hasil dari strategi Perseroan untuk mengakuisisi dan melakukan konsolidasi anak usaha yang mempunyai dampak strategis dan menguntungkan bagi Perseroan.

"Rasio marjin keuntungan kami meningkat menjadi 65% di laba kotor dan 34% di laba bersih dengan merilis produk-produk mid dan upper market," ungkapnya.

Sektor residensial masih menjadi kontributor utama penjualan Perseroan paska akuisisi. Pada Kuartal III-2012 penjualan segmen ini memberikan berkontribusi terbesar yakni 46% atau mencapai Rp 1,2 triliun dari total Pendapatan Perseroan. Angka ini tumbuh 34% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2011.

Angka penjualan terbesar kedua dikontribusikan oleh penjualan kavling tanah (land plots) sebesar 28% atau setara Rp 727 miliar. Segmen ini berhasil tumbuh 26% pada periode sembilan bulan pertama 2012 dibandingkan periode yang sama tahun 2011.

Sedangkan proyek yang menjadi kontributor terbesar pendapatan masih dipegang oleh proyek BSD City. yang merupakan proyek Kota Mandiri terbesar kelompok usaha Sinar Mas Land yang menempati area seluas 5.950 ha.

Kawasan kota mandiri ini terdiri dari kawasan perumahan, komersial dan industri ringan. BSD City saat ini memberikan kontribusi pendapatan terbesar yakni sebesar 53% dari total pendapatan.

Sedangkan tier kedua terbesar ditunjang oleh anak usaha, DUTI sebesar 44% yang terdiri dari proyek residential dan komersial seperti perkantoran dan ITC yang tersebar di Jabodetabek dan Surabaya.

"Pertumbuhan ini masih berlanjut di 2013. Hal ini tercermin dari angka marketing sales kami yang telah mencapai Rp 3,1 triliun per September 2012 dari target akhir tahun Rp 4,2 triliun. Angka marketing sales ini akan terealisasi menjadi pendapatan secara bertahap seiring dengan serah terima unit dan pembayaran konsumen," jelas Hermawan.

Angka marketing sales September Rp 3,1 triliun setara pertumbuhan 25% dibandingkan periode yang sama tahun 2011. Proyek BSD City lagi-lagi menjadi kontributor utama untuk marketing sales sebesar 72%.

Sedangkan tier kedua terbesar untuk angka penjualan marketing dikontribusikan oleh proyek Kota Wisata Cibubur (9%), Grand Wisata Bekasi (8%), dan Taman Permata Buana (5%).
(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads