IHSG Berpeluang Rebound Didorong Pasar Global

Rekomendasi Saham

IHSG Berpeluang Rebound Didorong Pasar Global

- detikFinance
Kamis, 29 Nov 2012 08:08 WIB
IHSG Berpeluang Rebound Didorong Pasar Global
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ambles 32 poin menyusul maraknya aksi ambil untung di saham-saham komoditas. Saham bank dan konsumer bluechip yang positif gagal membawa bursa ke zona hijau.

Menutup perdagangan, Rabu (27/11/2012), IHSG ambles 32,686 poin (0,75%) ke level 4.304,823. Sementara Indeks LQ45 jatuh 6,934 poin (0,93%) ke level 735,876.

Semalam, Wall Street rebound cukup tinggi setelah sebelumnya terkena koreksi tajam. Juru bicara Gedung Putih John Boehner yang juga petinggi partai Republik di kongres, menyatakan ada kemungkinan 'jurang fiskal' bisa dihindari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, indeks Dow Jones menanjak 106,98 poin (0,83%) ke level 12.985,11. Indeks S&P 500 bertambah 10,99 poin (0,79%) ke level 1.409,93. Indeks Komposit Nasdaq naik 23,99 poin (0,81%) ke level 2.991,78.

Hari ini, IHSG berpeluang rebound didorong oleh sentimen positif dari pasar saham AS dan bursa-bursa regional. Saham-saham yang sudah murah akan diburu investor.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 54,32 poin (0,58%) ke level 9.362,67. Β 
  • Indeks KOSPI naik 13,24 poin (0,69%) ke level 1.926,02. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin bergerak melemah melanjutkan profit taking yang terjadi sehari sebelumnya. Pasca penembusan rekor tertinggi, investor memilih melakukan aksi ambil untung ditengah tidak adanya perkembangan berarti pada pembicaraan budget di AS. Investor global masih dibayangi isu fiscal cliff. Isu ini juga terlihat menutup data makro ekonomi AS yang sebenarnya cukup baik. Harga perumahan AS bulan September naik ke level tertinggi semenjak Juli 2010. Consumer confidence AS bulan November naik ke level tertinggi sejak November 2008. Pesanan durable goods Oktober berhasil melampaui estimasi awal. Ketiga data ekonomi ini memperlihatkan ekonomi AS sudah siap untuk bertumbuh kembali. Dari Eropa, Uni Eropa dan IMF sepakat untuk menurunkan bunga dana bantuan dan juga memberikan kelonggaran waktu untuk mengembalikan. Dengan kesepakatan ini, Yunani memenuhi persyaratan dana bantuan yang akan diberikan. Kami melihat koreksi yang terjadi dalam 2 hari terakhir masih cukup wajar. Kami juga menilai indeks masih berada dalam trend positif hingga akhir tahun. Penurunan yang terjadi kemarin memberikan kesempatan bagi pemodal untuk melakukan pembelian pada harga bawah (buy on weakness) terutama pada saham bluechip. Kami proyeksikan hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Kisaran support-resistance 4.28-4.335. BOW : ASII, AKRA, PGAS, TBIG, WIKA.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 32,68 poin (-0,75%) ke level 4.304,82 dengan jumlah transaksi sebanyak 10,3 juta lot atau setara Rp6,96 triliun.

Hampir seluruh sektor mengalami penurunan, kecuali sektor consumer(+0,83%) dan finance(+0,01%). Tercatat sebanyak 70 saham mengalami penguatan, 184 saham mengalami penurunan, 83 saham tidak mengalami perubahan dan 129 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I UNVR(+1.94%), PGAS(1.64%), BDMN(+2.61%), EMTK(+6.25%), DAN KLBF(+1.98%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. ASII(-5.13%), UNTR(-5.91%), PTBA(-5.94%), EXCL(-4%), dan TLKM(-1.06%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp550,69 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, UNTR, SMGR, PTBA, dan INTP. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.644 per Dollar AS.

Secara teknikal penurunan kemarin merupakan lanjutan konsolidasi tahap kedua IHSG, dengan support 4272 dan resisten 4365, hari ini diperkirakan IHSG akan mengalami teknikal rebound pendek, namun masih dalam trend konsolidasi.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ISAT, UNVR, dan SMRA.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads