Direktur Utama BEI, Ito Warsito memang berharap semakin banyak perusahaan besar berpartisipasi di pasar modal, termasuk Djarum. Namun Bursa hanya bisa mengimbau. Seluruh kebijakan strategis dikembalikan kepada manajemen Djarum.
"Tentu seluruh perusahaan besar kami harapkan bisa listing, termasuk Djarum," kata Ito di kantornya, Selasa (18/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah bisnis rokoknya berniat IPO, itu kembali lagi kepada manajemen," tuturnya.
Djarum memang sudah dinantikan pelaku pasar modal untuk segera IPO. Perusahaan ini dipercaya memiliki kinerja yang baik, seperti emiten rokok lainnya.
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dalam perdagangannya terbukti cukup likuid diperdagangkan. Satu lagi, PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA).
Saham HMSP kini bertenggar di posisi Rp 58.600 atau naik Rp 600 (1,03%) dari hari sebelumnya. HSMP kini memiliki kapitalisasi pasar Rp 254,21 triliun. Sedangkan saham GGRM berada di level Rp 60.100, atau naik Rp 950 (1,61%) dengan market cap Rp 110,53 triliun. Satu saham lain, RMBA kini bertengger di level Rp 620, naik Rp 10 (1,64%) dari posisi sebelumnya.
Bahkan satu emiten rokok baru, PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) mendapat respon positif dari investor. Saham WIIM mengalami kenaikan sahamnya di awal perdagangan hingga Rp 320 menjadi Rp 970 per lembar saham.
Hingga sesi I perdagangan, saham WIIM paling atraktif. WIIM pernah menyentuh level tertinggi Rp 970, dan terendah Rp 780. Saham ini telah diperdagangkan sebanyak 248.330 lot dengan nilai Rp 107,42 miliar.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada menilai saham Wismilak cukup baik dan akan mendapat respon positif investor. Harga saham perseroan dalam tiga bulan ke depan bisa menyentuh Rp 1.000 per lembar.
"Harga saham dan ukuran dari Wismilak cukup berimbang. Saham Wismilak cocok untuk ditransaksikan atau diperdagangkan para investor," tulis Reza.
Analis lainn juga menilai price earning ratio (PER) saham WIIM cukup rendah dibandingkan emiten rokok lain. PER merefleksikan tingkat harga saham IPO Wismilak yang ditetapkan sebelumnya Rp 650 per lembar.
(wep/ang)











































