Penerbitan MTN Telkom Tunggu Kepastian Politik
Kamis, 23 Sep 2004 11:14 WIB
Jakarta - PT Telkom Tbk baru akan menerbitkan obligasi jangka menengah (medium term notes/MTN) sebesar Rp 1 triliun setelah adanya kepastian politik dan situasi yang kondusif. Pasalnya saat ini pasar juga menunggu proses politik yang diharapkan semakin baik pasca pilpres. Penerbitan MTN itu akan digunakan Telkom untuk refinancing utang dalam mata uang asing senilai US$ 124 juta. "Kita masih dalam proses penerbitan MTN tapi tidak bisa diterbitkan Oktober, melainkan tahun ini. Kita masih menunggu proses politik untuk melihat kepastian karena pasar juga menunggu kepastian politik," kata Dirut PT Telkom Kristiono di Graha Niaga, Jakarta, Kamis (23/9/2004).Menurut Kristiono, pihaknya masih belum menentukan pihak pengelola MTN, apakah perbankan atau manager investasi. Yang jelas, pihaknya tidak akan melakukan tender dan langsung menunjuk pengelola yang mampu memberikan suku bunga paling rendah. "Jadi kita fleksibel saja. Yang penting mereka bisa berikan interest rate yang menarik," ujarnya. Untuk utang Telkom lainnya, menurutnya, kebanyakan dalam bentuk jangka panjang dengan suku bunga yang relatif rendah sehingga tidak terlalu penting untuk direfinancing dalam waktu dekat. Sebagaimana diketahui Telkom melakukan refinancing utang untuk meminimalkan kerugian valuta asing sehubungan dengan bergejolaknya mata uang rupiah terhadap dolar. Hal ini dilakukan karena rugi kurs bisa mengikis laba bersih yang diperoleh Telkom seperti yang terjadi pada semester I tahun 2004. Total utang Telkom, baik jangka panjang dan pendek saat ini berjumlah US$ 800 juta.
(nit/)











































