WIKA Kurangi Ekspansi ke Luar Negeri

WIKA Kurangi Ekspansi ke Luar Negeri

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 07 Jan 2013 15:48 WIB
WIKA Kurangi Ekspansi ke Luar Negeri
Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan mengurangi ekspansi ke luar negeri mulai 2013. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya ini menilai, risiko bisnis dan politik ketika melebarkan sayap ke luar negeri sangat tinggi.

Hal tersebut merujuk pada pengalaman emiten berkode WIKA ini, ketika mengerjakan proyek di Libya.

"Kita lihat risiko, di Timur Tengah, risiko luar negeri lebih tinggi. Kalau ada masalah, seperti di Libya, tarik 200 orang aja susah," tutur Corporate Secretary WIKA Natal Agrawan di Merah Delima Cafe Jakarta Selatan, Senin (7/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

WIKA akan memfokuskan pasar dan proyek di dalam negeri seperti masuk ke dalam proyek Enginering Procurement and Contruction (EPC). Selain itu, untuk menimalisir resiko ekspansi ke luar negeri, WIKA akan masuk bersama kumpulan BUMN melalui bendera Indonesia Incorporated.

WIKA sendiri bersama Indonesia Incorporated telah memiliki kantor perwakilan di Myanmar dan Irak namun hingga saat masih belum beroperasi.

"Di Irak sudah punya kantor tapi belum dapat kerjaan, Pertamina di sana akan ekspor Irak. Dari uang itu akan dapat pendanaan untuk mendanai proyek. WIKA akan men-support Pertamina bangun infrastruktur," tambahnya.

Seperti diketahui, Wijaya Karya akhirnya menyerah dan berencana melepaskan proyek bersama perusahaan lokal Libya, Solar Sahara Investment dalam pembangunan mal di negara tersebut senilai US$ 11,6 juta. Konflik yang tak kunjung reda membuat WIKA merasa kesulitan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads