Dahlan Tunda Privatisasi PT Pos dan Pegadaian Tahun Ini

Dahlan Tunda Privatisasi PT Pos dan Pegadaian Tahun Ini

- detikFinance
Rabu, 23 Jan 2013 16:14 WIB
Dahlan Tunda Privatisasi PT Pos dan Pegadaian Tahun Ini
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menegaskan rencana privatisasi melalui penerbitan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) PT Pos Indonesia (Persero) dan PT Pegadaian (Persero) tidak dilaksanakan tahun ini.

Pegadaian yang dijadwalkan IPO tahun 2013, dipastikan rencana itu tidak akan diajukan kembali untuk program privatisasi.

"Pegadaian keputusan enggak usah go public menyangkut rakyat kecil saya juga merasakan itu. Jadi jangan punya harapan. Final pegadaian tidak go public," tutur Dahlan usai rakor privatisasi BUMN di Kantor Menkoperek, Lapangan Banteng Jakarta, Rabu (23/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, mantan bos PT PLN ini menegaskan, rencana Pos Indonesia untuk melantai di bursa tahun 2013 juga ditunda. Hasil rapat memutuskan, Pos Indonesia diprioritaskan melakukan penataan aset dahulu.

"Pos Indonesia belum go public karena privatisasi aset dulu. Memang selama ini Pos Indonesia belum menyediakan dana pajak yang besar. Kekhawatiran ada tanggung jawab PSO. PSO-nya gimana," tambahnya.

Namun, PT Semen Baturaja (Persero) yang dijadwalkan IPO tahun ini tidak dibahas pada pertemuan kali ini. Semen Baturaja dijadwalkan tetap mekanjudkan pembahasan privatisasi di Komisi XI DPR.

Sementara itu, pada pertemuan ini dibahas juga tentang penerbitan saham baru (rights issue) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Dahlan menegaskan, rencana rights issue sebesar 5% tahun ini juga akan ditunda.

"Rights issue 5% saham Antam juga belum bisa dinakkan karena harga pertambangan lagi turun," pungkasnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads