IHSG Masih Terkoreksi
Selasa, 28 Sep 2004 16:21 WIB
Jakarta - Koreksi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berlanjut pada penutupan perdagangan Selasa, (28/9/2004), dengan penurunan sebesar 3,455 poin pada level 812,127.Turunnya indeks ini dimotori saham-saham unggulan seperti Astra Internasional, Indosat dan Telkom.Indeks LQ-45 turun 0,989 poin pada level 176,133, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,213 poin pada level 133,592, Indeks Papan Utama (MBX) turun 1,442 poin pada posisi 214,364, dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 0,165 poin pada level 192,276.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 11.448 kali pada volume 2.471.894 lot saham senilai Rp 531,276 miliar. Sebanyak 36 saham naik, 70 saham turun dan 274 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser diantaranya Gudang Garam yang turun Rp 100 menjadi Rp 12.950, Astra Internasional turun Rp 100 menjadi Rp 6.650, Indosat turun Rp 75 menjadi Rp 4.175, Astra Agro Lestari turun Rp 50 menjadi Rp 2.550, dan Telkom turun Rp 50 menjadi Rp 4.125. Sedangkan, saham yang naik harganya di top gainer diantaranya Petrosea yang naik Rp 200 menjadi Rp 4.775, HM Sampoerna yang naik Rp 200 menjadi Rp 6.000, Indosiar naik Rp 50 menjadi Rp 675, BRI naik Rp 50 menjadi RP 1.950 dan Tjiwi Kimia naik Rp 50 ke posisi Rp 1.075.Minimnya sentimen positif membuat investor kembali melanjutkan aksi profit taking-nya dengan melepas saham-saham unggulan. Penurunan ini terutama dipicu saham-saham unggulan, terutama dari sektor telekomunikasi karena dinilai harganya sudah terlalu mahal.Investor saat ini masih menunggu susunan kabinet pemerintahan baru yang diharapkan mampu memberikan respon positif kepada pasar.
(mi/)











































