Indeks S&P 500 sedang mendekati performa terbaiknya sejak Oktober 2011 dan posisi tertingginya sejak 1997. Sebanyak US$ 55 miliar dana mengalir masuk ke pasar modal negeri paman sam, rekor tertinggi di 2013.
Saham-saham defensif, atau yang tidak terpengaruh banyak oleh situasi ekonomi, mulai diincar investor, seperti saham produsen obat Pfizer yang naik 3,2% ke level US$ 27,70 dan AT&T sebanyak 1,6% ke level US$ 34,68.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kita melihat siklus yang berjalan sangat baik, bisa terlihat beberapa saham defensif yang mulai diincar. Banyak manajer (investasi) melihat hal itu untuk melindung nilai portofolio," kata Quincy Krosby, perencana strategi pasar dari Prudential Financial di Newark, New Jersey, dikutip Reuters, Rabu (30/1/2013).
Ia mengatakan, pelaku pasar masih akan berhati-hati menjelang pertemuan dua hari Federal Reserve yang dimulai hari Rabu ini. Saham-saham defensif ini akan menjadi bantalan investor jika ternyata hasil pertemuan bank sentral itu mnegecewakan.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Indeks Dow Jones naik 72,49 poin (0,52%) ke level 13.954,42. Indeks Standard & Poor's 500 bertambah 7,66 poin (0,51%) ke level 1.507,84. Indeks Komposit Nasdaq melemah tipis 0,64 poin (0,02%) ke level 3.153,66.
(ang/ang)











































