Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 64 poin menyusul keluarnya laporan kinerja keuangan emiten yang rata-rata positif. Indeks pun langsung menembus rekor intraday tertingginya sepanjang masa.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 7,951 poin (0,18%) ke level 4.461,654 menjelang pengumuan tingkat inflasi Januari oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Indeks dibayangi sentimen negatif dari pasar global dan regional.
Indeks langsung menembus level intraday tertingginya sepanjang masa di level 4.518,089. Level intraday tertinggi sebelumnya di 4.472,108 pada Senin 21 Januari 2013 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPS melaporkan inflasi di Januari 2013 mencapai 1,03%. Inflasi ini merupakan inflasi bulanan tertinggi dalam 4 tahun terakhir. Sentimen ini tidak menyurutkan aksi beli yang dilakukan investor.
Kinerja emiten yang rata-rata positif di akhir 2012 cukup menjadi 'bahan bakar' untuk melajunya indeks di zona hijau hari ini. Aksi beli ini dilakukan oleh semua investor, baik lokal maupun asing.
Saham-saham unggulan berbasis bank paling banyak diincar, terutama didorong oleh laba PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang menembus Rp 18 triliun kemarin.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 94.409 kali pada volume 3,148 miliar lembar saham senilai Rp 3,128 triliun. Sebanyak 153 saham naik, sisanya 64 saham turun, dan 98 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional masih bergerak mixed hingga siang hari ini. Bursa Efek Indonesia (BEI) memimpin penguatan hari ini.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,40 poin (0,02%) ke level 2.385,02. Â
- Indeks Hang Seng melemah 105,01 poin (0,44%) ke level 23.624,52. Â
- Indeks Nikkei 225 naik 54,86 poin (0,49%) ke level 11.193,52. Â
- Indeks Straits Times menguat 1,16 poin (0,04%) ke level 3.283,82. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 450 ke Rp 9.500, BCA (BBCA) naik Rp 350 ke Rp 10.000, Astra Agro (AALI) naik Rp 350 ke Rp 19.200, dan BNI (BBNI) naik Rp 325 ke Rp 4.250.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 450 ke Rp 41.000, Hero Supermarket (HERO) turun Rp 150 ke Rp 5.050, ABM Investama (ABMM) turun Rp 100 ke Rp 2.800, dan Polaris (PLAS) turun Rp 60 ke Rp 1.070.











































