Direktur CTRP Artadinata Djangkar menuturkan, kenaikkan penjualan tersebut ditopang pasar properti yang semakin positif ditambah penjualan produk-produk baru Ciputra. Atas penjualan itu, perseroan raup laba Rp 304 miliar.
"Ada dua alasan. Yang pertama karena market-nya bagus. Yang kedua karena produk yang dijual juga lebih banyak. Tahun 2011 itu hanya fokus di myHome saja," kata Artadinata di acara Press Conference 2012 Highlights PT Ciputra Porperty Tbk, di Kantor Ciputra World, Jalan Prof Dr Satrio, Jakarta, Rabu (6/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga properti naik signifikan di berbagai kota besar, terutama Jakarta dan sekitarnya. Walaupun terjadi krisis ekonomi global, pasar properti di Indonesia mengalami tren yang positif," ungkap
Ciputra sedang menyelesaikan tahap pembangunan Ciputra World 1 yang merupakan bangunan superblock seluas 5,5 ha. Untuk apartement mewah Raffles residences di komplek ini telah terjual 60% dari 88 unit. 136 unit apartemen myHome telah terjual 90%.
Secara keseluruhan, total penjualan dari Ciputra World 1 Jakarta selama tahun 2012 mencapai Rp 608 miliar. Sedangkan untuk Ciputra World 2 yang mulai dibangun tahun lalu, tepatnya Januari 2012, proses penjualannya berjalan dengan baik.
Sebanyak 90% kondominium Orchard Satrio telah terjual dari 349 unit, kondominium The Residence telah terjual sebanyak 85%, dan Ciputra Office Tower yang 45% dijual secara strata title, telah terjual seluruhnya. Selama tahun 2012, total penjualan Jakarta Ciputra World 2 mencapai Rp 1,1 triliun.
"Pencapaian marketing sales mencapai lebih dari Rp 2 triliun, di mana 18% merupakan pendapatan dari recurring income sebesar Rp 381 miliar. Kinerja menggembirakan ini merupakan kontribusi dari penjualan proyek Ciputra World 1 dan 2, dan proyek Ciputra properti lain di kota-kota besar di Indonesia," ungkap Djangkar.
Dia menambahkan, melihat kinerja dan tren positif pada tahun 2012 tersebut, Ciputra Property menargetkan penjualan naik 6% tahun ini, menjadi Rp 2,3 triliun. Dari angka tersebut diharapkan tahun 2013 akan tercapai pendapatan bersih Rp 1,9 triliun dan keuntungan bersih Rp 590 miliar.
Untuk Capex, Ciputra menganggarkan dana sebesar Rp 1,97 triliun yang akan dipakai untuk proyek Ciputra World 1 sebesar Rp 783 miliar dan Ciputra World 2 sebesar Rp 460 miliar.
(zlf/ang)











































