Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik tipis 0,651 poin (0,01%) ke level 4.825,334 mulai kehilangan 'bahan bakar' setelah naik tinggi dalam beberapa hari terakhir. Indeks pun bergerak datar dan fluktuatif dalam rentang yang sempit.
Aksi beli selektif masih terjadi di beberapa lapisan saham meski aksi ambil untung juga masih membayangi pergerakan IHSG. Indeks masih bergerak naik turun antara zona merah dan hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (7/3/2013), IHSG naik tipis 5,799 poin (0,12%) ke level 4.830,482. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,839 poin (0,10%) ke level 828,565.
Saham-saham unggulan terkena aksi ambil untung, membuat laju IHSG terhambat dan terancam jatuh ke zona merah. Untungnya koreksi ini masih bisa ditahan oleh penguatan saham-saham lapis dua.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 105.758 kali pada volume 3,39 miliar lembar saham senilai Rp 3,207 triliun. Sebanyak 128 saham naik, sisanya 99 saham turun, dan 105 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mulai bergerak ke arah zona positif setelah pagi tadi mixed. Sayangnya, bursa saham Singapura masih ketinggalan di zona merah.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,13 poin (0,01%) ke level 2.347,31. Â
- Indeks Hang Seng menguat 22,34 poin (0,10%) ke level 22.800,18. Â
- Indeks Nikkei 225 menanjak 72,95 poin (0,61%) ke level 12.005,22. Â
- Indeks Straits Times menipis 1,20 poin (0,04%) ke level 3.290,61. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 50.100, Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 575 ke Rp 2.650, Nipress (NIPS) turun Rp 500 ke Rp 5.500, dan Telkom (TLKM) turun Rp 400 ke Rp 10.700.
(ang/dnl)











































