Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.720 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.745 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 14,593 poin (0,30%) ke level 4.912,114 membuntuti penguatan pasar-pasar saham regional. Indeks kembali 'nongkrong' di level 4.900.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 14,312 poin (0,29%) ke level 4.911,833 berkat aksi beli selektif di saham-saham yang kemarin sudah terkoreksi. Pelaku pasar masih berhati-hati sambil cermati perkembangan situasi global.
Aksi ambil untung makin marak jelang penutupan perdagangan. Indeks pun langsung meluncur ke posisi terendahnya hari ini di level 4.881,855. Untungnya indeks bisa menutup perdagangan dengan positif.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (9/4/2013), IHSG ditutup naik tipis 2,066 poin (0,04%) ke level 4.899,587. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 1,762 poin (0,21%) ke level 827,225.
Saham-saham lapis dua paling banyak terkena koreksi akibat aksi ambil untung tersebut. Beberapa saham unggulan juga jadi sasaran, seperti di sektor agrikultur dan pertambangan.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 161.926 kali pada volume 5,262 miliar lembar saham senilai Rp 5,666 triliun. Sebanyak 112 saham naik, sisanya 148 saham turun, dan 105 saham stagnan.
Bursa saham Jepang melemah tipis menutup perdagangan hari ini setelah reli beberapa hari berkat paket stimulus moneter. Bursa-bursa regional lainnya berhasil bertahan di zona hijau.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 14,18 poin (0,64%) ke level 2.225,77. Â
- Indeks Hang Seng menguat 152,29 poin (0,70%) ke level 21.870,34. Â
- Indeks Nikkei 225 menipis 0,24 poin (0,01%) ke level 13.192,35. Â
- Indeks Straits Times bertambah 17,83 poin (0,54%) ke level 3.302,44. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Mayora (MYOR) naik Rp 400 ke Rp 30.500, Telkom (TLKM) naik Rp 300 ke Rp 10.800, Supreme Cable (SCCO) naik Rp 300 ke Rp 7.050, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 39.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lionmesh (LMSH) turun Rp 1.750 ke Rp 15.050, Garda Tujuh (GBTO) turun Rp 450 ke Rp 5.250, Nippon Indosari (ROTI) turun Rp 300 ke Rp 7.250, dan Japfa (JPFA) turun Rp 300 ke Rp 9.100.
(ang/dru)











































