Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik tipis 3,487 poin (0,07%) ke level 4.997,533. Meski banyak sentimen positif dari pasar global, pelaku pasar dalam negeri masih hati-hati dalam bertransaksi.
Dicabutnya peringkat Indonesia dari investment grade oleh Standard & Poor's (S&P) membuat kepercayaan diri investor berkurang. Beberapa investor asing memilih keluar sejenak dari lantai bursa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sempat naik-turun antara zona merah dan hijau dalam rentang yang tipis sebelum akhirnya jatuh cukup dalam. Hampir seluruh lapisan saham terkena aksi jual.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 89.323 kali pada volume 2,615 miliar lembar saham senilai Rp 2,952 triliun. Sebanyak 73 saham naik, sisanya 160 saham turun, dan 99 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mulai bergerak ke zona hijau atas sentimen positif dari pasar global semalam. Hanya bursa Singapura yang masih ketinggalan di zona merah.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 39,37 poin (1,81%) ke level 2.213,49. Â
- Indeks Hang Seng naik 155,40 poin (0,69%) ke level 22.823,70. Â
- Indeks Straits Times melemah 24,81 poin (0,73%) ke level 3.377,58. Â
- Indeks KOSPI naik tipis 1,53 poin (0,08%) ke level 1.958,74. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 50.000 ke Rp 1,1 juta Merck (MERK) naik Rp 25.000 ke Rp 185.000, Mayora (MYOR) naik Rp 900 ke Rp 31.600, dan Unilever (UNVR) naik Rp 750 ke Rp 26.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.100 ke Rp 49.900, Indocement (INTP) turun Rp 1.050 ke Rp 25.450, Mandom (TCID) turun Rp 500 ke Rp 12.500, dan Indofood CBP (ICBP) turun Rp 450 ke Rp 11.650.
(ang/dru)











































